Rabu Abu awali masa Prapaskah

Hari Puasa tahun 2008 ini dilangsungkan pada hari Rabu Abu tanggal 6 Februari, dan Jumat Agung tanggal 21 Maret. Hari Pantang dilangsungkan pada hari Rabu Abu dan tujuh Jumat selama masa Prapaskah sampai dengan Jumat Agung. Yang wajib berpuasa ialah semua orang Katolik yang berumur 18 tahun sampai awal tahun ke-60. Yang wajib berpantang ialah semua orang Katolik yang berumur genap 14 tahun ke atas.
Puasa dalam arti yuridis, berarti makan kenyang hanya sekali sehari. Pantang dalam arti yuridis, berarti memilih tidak makan daging atau ikan atau garam, atau tidak jajan atau merokok. Meski demikian dianjurkan, agar secara pribadi atau bersama-sama, misalnya oleh seluruh keluarga, atau seluruh lingkungan, atau seluruh wilayah, ditetapkan cara puasa dan pantang lebih berat, yang dirasakan lebih sesuai dengan semangat tobat dan matiraga yang ingin dinyatakan.

KEGIATAN SELAMA MASA PRAPASKAH DI PAROKI SRAGEN

1. Kegiatan APP di lingkungan
Selain itu setiap orang beriman kristiani baik secara pribadi maupun bersarna-sama mengusahakan pembaharuan hidup rohani, misalnya dengan rekoleksi, retret, latihan rohani, ibadat jalan salib, meditasi, pertemuan APP di lingkungan dan sebagainya.
Salah satu ungkapan tobat bersama dalam masa Prapaskah ialah Aksi Puasa Pembangunan atau APP, yang diharapkan mempunyai nilai dan dampak pembaharuan pribadi, serta rnempunyai nilai dan dampak peningkatan solidaritas pada tingkat paroki. keuskupan dan nasional

2. Completarium setiap malam jam 21.00 di gereja paroki Sragen
Di Paroki Sragen selama masa prapaskah tiap malam jam (mulai pukul 21.00 hingga 21.30) diadakan Completarium di gereja paroki selama 40 malam. Completarium adalah doa malam atau completorium (pendarasan doa-doa yang dinyanyikan bersama seperti yang biasa dilakukan oleh biawarawan/biarawati di pertapaan/biara)
Selama setengah jam umat diajak mendaraskan mazmur dan berdoa serta merenungkan salah satu bahan yang diambil dari buku bacaan rohani untuk membantu permenungan kita selama masa prapaskah. Para peserta merasa terbantu untuk mengalami kedekatan dengan Tuhan, bisa berdoa lebih khusyuk dan membantu mewujudkan kehangatan kasih dalam keluarga.
Wilayah atau lingkungan yang punya kapel sendiri bisa meningkatkan kehidupan rohani dengan doa dan bertemu di kapel sambil membaca kitab suci atau mendiskusikan banyak hal yang terkait dengan keterlibatan di dalam masyarakat maupun untuk kemajuan lingkungan.

3. Jalan Salib
Setiap hari Jumat mulai jam 15.00 ada Ibadat Jalan salib yang dilanjutkan dengan Ekaristi dilaksanakan selama masa prapaskah ini. Ibadat Jalan salib dipimpin oleh para prodiakon secara bergilir, sesudah itu dilanjutkan Perayaan ekaristi oleh Romo Paroki.
Lewat Jalan Salib, umat diajak untuk merenungkan sengsara Yesus di kayu salib dan meresapi makna pengorbanan Yesus di kayu salib. (dn)

Be the first to comment on "Rabu Abu awali masa Prapaskah"

Leave a comment