Anak dan Remaja Terlibat Dalam Pengembangan Umat

Kita bisa melihat pelbagai praktek yang terjadi di lingkungan dan paroki, terkait dengan keterlibatan keluarga (orangtua dan anak). Adakalanya anak tidak dilibatkan dalam kegiatan di lingkungan karena harus belajar ini dan itu, atau memang tidak mau terliubat karena berjibunnya tugas sekolah? Apakah pernah terpikirkan oleh para orangtua untuk mem­berikan bimbingan Kitab Suci atau mendatangkan guru les agama seperti yang dilakukan oleh saudara-saudari kita yang lain? Mereka beranggapan bahwa belajar agama itu sangat perlu sehingga terjadilah proses pembelajaran agama di rumah-rumah dengan guru privat.
Ada kerinduan di dalam hati kita, yang mengemuka untuk ditanggapi, apakah kita juga bisa berbuat yang sama dalam hal pewartaan kepada anak dan remaja yang notabene adalah pewaris dan penentu masa depan gereja? Kemajuan tehnologi dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan serta mengembang­kan iman kepercayaan kita. Banyak ilmu yang bisa didapat dari internet, tetapi harus juga perlu ada pendampingan dari orangtua, guru serta keluarga.

Pengembangan Kegiatan umat di Lingkungan

Dalam Fokus Pastoral tahun 2008 ini, Gereja KAS memberikan kesempatan kepada anak dan remaja untuk terlibat bersama keluarga dan masyarakat dalam mengembangkan umat. Akan seperti apa wajah gereja yang akan kita tampakkan kepada masyarakat dan umat di lingkungan? Semua tergantung pada kesadaran dari masing-masing orangtua dan kerjasama dari semua bidang dalam paguyuban lingkungan dalam mempersiapkan anak-anak mereka sebagai generasi penentu masa depan gereja dan pewaris kerajaan Allah.
Mari kita sambut fokus pastoral tahun 2008 ini dengan melibatkan anak dan remaja dalam setiap kegiatan yang selama ini (kesannya) hanya menjadi milik orangtua, baik di lingkungan, wilayah maupun di paroki. Ajak anak dan remaja untuk ikut menentukan kebijakan-kebijakan yang dapat melibatkan mereka untuk ikut bertanggungjawab juga. Tim Liturgi Anak dan Remaja Kevikepan telah dibentuk dan akan membantu untuk proses pendampingan baik di lingkungan maupun di paroki. Jaringan Anak Remaja Rayon Timur Surakarta juga siap bekerjasama untuk mengembangkan pendampingan bagi keterlibatan Anak Remaja (beserta pendampingnya) dalam setiap kesempatan yang dibuat di paroki-paroki.
Menilik apa yang menjadi program kerja dari Komisi Karya Misioner (KKM) dan Musium Misi Muntilan, target kerjasama lintas bidang dalam pengembangan umat adalah kelompok PIA-R (Pendampingan Iman Anak – Remaja), Pendamping PIA-R, Para Pelatih Misioner, Para pengurus dan penggerak lingkungan, serta Dewan Paroki. Tim Pengembangan Lingkungan/Wilayah berkewajiban untuk meng­gerakkan para pengurus lingkungan/wilayah untuk memperjuangkan keterlibatan anak dan remaja untuk pengembangan umat lingkungan/wilayah sehingga semua orang yang tergabung dalam paguyuban lingkungan/wilayah semakin merasa saling memiliki dan saling menggarami sehingga wajah gereja dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat kemartiran akan terungkap dan terwujud dalam berbagai kegiatan sebagai KESAKSIAN IMAN. Dalam semangat seperti itulah orang kristiani menghayati Kerajaan Allah, dalam arti:
Bersahabat dengan Allah
Mengangkat martabat pribadi manusia
Melestarikan keutuhan ciptaan
Pengalaman hidup bangsa Indonesia ditandai dengan pola perilaku yang berupa korupsi, kekerasan dan kerusakan lingkungan hidup yang sedemikian membudaya sehingga menyebabkan manusia kehilangan keadabannya (tuna adab). Dikatakan tuna adab sebab bertentangan dengan hakikat manusia yang beradab, yakni manusia yang hidupnya ditandai dengan penghayatan akan persahabatan dengan Allah, penghormatan pada martabat pribadi manusia dan pelestarian keutuhan ciptaan.
Umat Lingkungan menjadi unit strategis bagi gereja yang beriman memasyarakat, artinya di lingkunganlah, umat wajib menghayati misi kesaksian di tengah sesama yang beragama dan berkepercayaan lain yang diwarnai oleh pengharapan terhadap nilai-nilai luhur masyarakat.
Pedoman Dasar Dewan Paroki (PDDP) KAS tahun 2004 merumuskan Lingkungan sebagai: ”Paguyuban umat beriman yang bersekutu berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan jumlah antara 10-50 kepala keluarga” (PDDP KAS ps.1.1). Sedangkan PPDP Paroki Sragen menetapkan jumlah paguyuban umat di lingkungan antara 10 hingga 40 KK. Rumusan tersebut menegaskan bahwa paguyuban lingkungan selalu bercorak teritorial dengan basis keluarga-keluarga dan cakupannya kecil. Keluarga inilah yang berfungsi sebagai gereja inti.

Lima kegiatan prioritas kita

Ada lima kelompok sasaran (target group) yang akan bergerak bersama KKM (Komisi Karya Misioner) KAS dalam mengembangkan keterlibatan anak dan remaja untuk pengembangan umat :

1. Kelompok PIA dan PIR
Anak dan remaja digiatkan dalam pelatihan mengkreasi kegiatan keagamaan dengan harapan terjadi dinamisasi kegiatan dalam gereja. Upaya ini merupakan bagian dari proses penyadaran semangat kemuridan bagi anak dan remaja. Proses penyadaran inilah yang diharapkan akan mendorong keterlibatan anak dan remaja dalam persekutuan paguyuban-paguyuban, dan diharapkan kelompok PIA dan PIR dapat menjadi wadah kaderisasi iman bagi anak dan remaja.

2. Para Pendamping PIA dan PIR
Para pendamping digerakkan untuk semakin mampu dan trampil dalam membimbing anak dan remaja terlibat dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan/ wilayah. Disamping itu mereka juga didorong untuk mengembangkan jaringan antar kelompok anak-remaja (di paroki, rayon, kevikepan).

3. Para Pelatih Misioner
KKM KAS akan mengadakan pelatihan-pelatihan untuk para pelatih misioner tingkat kevikepan dan rayon, sehingga para pelatih misioner ini siap membantu mengadakan bimbingan bagi pendamping di paroki-paroki.

4. Para Pengurus dan Penggerak Lingkungan/Wilayah
Para pengurus dan penggerak lingkungan/wilayah perlu mengembangkan pemahaman tentang lingkungan sebagai basis pengembangan gereja. Para pengurus dan penggerak lingkungan/wilayah ditantang untuk semakin terbuka dengan memberi kesempatan anak dan remaja terlibat dalam pola dan bentuk kegiatan umat lingkungan/wilayah. Kerelaan memberi kesempatan bagi kiprah anak-remaja dan kaum muda serta memberikan pendampingan yang memadai justru menjadi kesempatan untuk membina keterlibatan semakin banyak orang, sekaligus sebagai kesempatan kaderisasi.

5. Dewan Paroki
Para pelayan umat dalam Dewan Paroki, baik Rama maupun pengurus lainnya diharapkan menyediakan waktu untuk memahami Nota Pastoral KAS 2008. Keterbukaan para Rama dan Dewan Paroki terhadap program – program yang melibatkan anak dan remaja untuk pengembangan umat, dapat menjadi pendorong yang sangat diharapkan agar tujuan dari Fokus Pastoral 2008 memperoleh hasil yang baik.

Kemungkinan penerapan dalam program kerja lingkungan

Tentu saja, apa yang menjadi cita-cita KKM KAS dan Jaringan KKM Rayon Timur Kevikepan Surakarta akan terlaksana dengan baik manakala didukung oleh data-data lapangan di masing-masing paroki. Setiap tahun, setiap lingkungan mengadakan pendataan yang kemudian direkap oleh Paroki untuk mendapatkan data lengkap mengenai perkembangan dan keadaan paroki. Bagaimana data-data itu bisa dimanfaatkan oleh pengurus Lingkungan dan DP dalam merencanakan suatu kegiatan? Semoga kita sanggup dan rela belajar untuk membuat program kerja lingkungan berdasartkan apa yang telah dirumuskan oleh DP dalam Program Kerja berserta RAPB yang telah disetujui oleh rapat Pleno DP dan berdasarkan data di masing-masing lingkungan. Bukan kegiatan penyeragaman yang diharapkan, namun ada kekhasan dari masing-masing lingkungan yang kemudian dijawab melalui program kerja yang sesuai. Kerjasama lingkungan dalam satu wilayah juga akan memungkinkan pelaksanaan kegiatan yang lebih baik. Warna kegiatan dalam satu wilayah bisa mencerminkan suasana kerjasama yang bisa kita ciptakan dengan lebih hidup. Kegiatan Anak Remaja di paroki bolehlah sepi, namun menjadi lebih hidup di tingkat lingkungan dan wilayah, sebagai basis hidup beriman yang lebih nyata.
Semoga kita semua dapat bekerjasama demi tercapainya fokus pastoral KAS tahun 2008 dengan mengajak anak dan remaja terlibat dalam setiap kegiatan di lingkungan, wilayah dan paroki. Gusti Mberkahi niat baik dan usaha kita semua bagi pendampingan anak dan remaja di paroki tercinta ini.***

Be the first to comment on "Anak dan Remaja Terlibat Dalam Pengembangan Umat"

Leave a comment