Menjadi Pendamping Iman Anak – RemajaYang Cerdas, Gembira dan Kreatif

Hadir dalam acara ini, PIAR dari Paroki Karanganyar sebanyak 40 orang, Paroki Jumapolo 10 orang dengan diantar Romo Y. Sunyoto Pr, Paroki Palur 22 0rang, dan dari Paroki Sragen sendiri 120 orang termasuk panitia.
Dalam acara tersebut Romo Bambang membawa kesan tersendiri bagi para peserta karena keunikan­­nya dalam mencairkan suasana saat peserta mulai ngantuk atau bosan. Menjadi pendamping anak dan remaja bagi seorang yang sudah tua berarti harus mau turun kembali ke masa lalu disaat usia yang sama dengan yang didampingi. Mau mengerti dan memahami dunia anak serta tidak memaksa anak untuk meninggal­kan dunia mereka, itulah yang harus diupayakan oleh para pendamping di setiap saat pendampingan.
Banyak komentar dari para peserta yang sungguh beraneka ragam. Ada yang baru mendapat pengalaman menarik, bahkan ada yang sudah berkali-kali ikut pe­latihan tetapi masih belum ”dong” juga. Pada dasarnya, pelatihan ini bertujuan agar para pendamping dapat lebih mengenal satu sama lain, sehingga dapat saling kerjasama dalam men­dampingi anak dan remaja di paroki masing- masing atau saling berkunjung dan bertukar informasi. Kerjasama lintas bidang juga sudah mulai terwujud dengan adanya kegiatan bersama ini. Keunikan dari masing-masing daerah, yang terdiri dari banyak lingkungan mengharus­kan para pendamping untuk semakin cerdas dalam metode pendampingan­nya, sehingga pikiran untuk mem­buat pola yang sama/seragam dalam pendampingan harus dihilang­kan dari benak para pendamping itu sendiri. Mau belajar dan menerima masukan dari anak-anak adalah hal paling sulit dilakukan karena per­bedaan usia yang membuat pen­damping kadang merasa lebih benar. Tetapi setelah pelatihan, secara tidak langsung dapat merubah pola pikir dan metode pendamping dalam men­dampingi anak dan remaja. Ada beberapa hal yang akhirnya di­sepakati bersama oleh pendamping PIAR dari Sragen, diantaranya meng­hidup­kan PIAR di lingkungan dan wilayah, Program cinta lingkungan hidup dan kepedulian sosial masyarakat.
Terimakasih untuk Para Romo Paroki yang selalu mendukung setiap kegiatan, baik tingkat Rayon maupun di paroki masing-masing. Juga kepada Dewan Paroki dan seluruh umat dalam usaha bersama melibatkan anak-remaja untuk pengembangan umat, para donatur dan pemerhati anak, Tim PAM M3 (Pusat Animasi Misioner Musium Misi Muntilan), panitia dan semua paguyuban kaum muda yang ikut bergabung bersama. Rahmat Tuhan memampukan kita untuk mengembangkan umat-Nya bersama semua orang yang berkehendak baik. (Rs)

Be the first to comment on "Menjadi Pendamping Iman Anak – RemajaYang Cerdas, Gembira dan Kreatif"

Leave a comment