Ziarah & Anjangsana Persekutuan Doa Padre Pio

IMG_1477Yogyakarta (LENTERA) – Persekutuan Doa Padre Pio Paroki Sragen mengadakan ziarah dan anjangsana ke tempat romo-romo yang pernah berkarya di Paroki Sragen pada hari Minggu (28/2). Dengan menggunakan 2 buah mobil, sekitar pkl. 10:00 WIB, 15 orang anggota Persekutuan Doa Orang Sakit Padre Pio berangkat dari Gereja Paroki Sragen menuju wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Ada beberapa tempat yang menjadi tujuan anjangsana. Tempat pertama yang dituju adalah Paroki Kalasan, tempat tugas Rm. Hanto. Perjalanan selanjutnya adalah menuju ke kaki perbukitan menoreh, yaitu ke rumah orangtua Fr. Kurnia dan Sr. Laurent. Dalam perjalanan ini, tak lupa rombongan juga sowan dan menghaturkan sembah bekti kepada Ibu Maria di Sendang Sono. Sekitar pkl. 17:30, rombongan pun melanjutkan perjalanan ke utara, di daerah Piyungan, Magelang sowan ke rumah Bapak/Ibu Rm. Djati.

Perjalanan pulang mengambil jalur kaki pegunungan Merapi, yaitu melalui Paroki Somohitan dan Pakem, lalu tembus di daerah Bogem dan selanjutnya pulang ke Sragen. Di Paroki Somohitan, rombongan bertemu dengan Rm. Suyatno dan melihat keindahan bangunan Gereja Paroki Somohitan yang terkenal dengan sebutan Gereja Saka Tunggal. Sedangkan di Paroki Pakem, rombongan diterima oleh Rm. Saji dan selanjutnya berdoa serta mengambil air dari sumur Kitiran Mas yang terletak di dalam kompleks gedung Gereja Paroki Pakem.

Ziarah dan anjangsana yang dilaku­kan persekutuan doa Padre Pio ini bertujuan untuk menjalin keakraban antar anggota, mengenal keluarga Romo dan Frater, membangun tali silaturahmi dengan para romo yang pernah berkarya di Paroki Sragen, serta mengusahakan pertumbuhan iman melalui perjalanan dan perjumpaan di masing-masing tempat yang dikunjungi. Semoga, dengan adanya acara ini, semangat iman persekutuan doa Padre Pio semakin diteguhkan dan diteguhkan pula semangat­nya dalam pelayanan doa kepada orang-orang sakit.(kur)

Filed Under: Berita

Comments

No Comments

Leave a reply