Bijaksana Membawa Berkah

gadgetDunia teknologi ternyata sudah berkembang sedemikian pesatnya, sampai sampai mulai dari orang dewasa hingga anak anak dibawah umur dengan leluasa bisa mengakses segala bentuk informasi dari dunia maya, mulai dari telepon seluler (ponsel), komputer, laptop, I-pad, minipad, tablet dan sebagainya. Apapun itu, sebagai orang tua khususnya sebagai ibu, tentu kita semua diharapkan bisa menyadari bahwa aneka bentuk produk kecanggihan teknologi tersebut bisa menimbulkan dampak positif maupun negatif, terlebih bagi anak anak kita yang masih kecil dan memerlukan bimbingan serta pendampingan.

Ibu-ibu yang terkasih dalam Kristus,……saat saat menjalani pantang, puasa dan mati raga seperti ini, kita sebagai murid-murid Kristus tidak saja dituntut untuk melakukan pertobatan ,namun harus dibarengi dengan membangun sikap mental yang baik, menghayati iman kristiani secara lebih mendalam dan tangguh, sehingga apapun yang kita lakukan selalu didasari dengan sikap tulus, arif  dan bijaksana  sejalan dengan kehendak Tuhan.

Ada sebuah cerita lucu tentang seorang anak usia sekitar delapan tahunan, sebut saja namanya Pipin. Ia menangis tersedu sedu dibelakang meja makan dan menolak sarapan karena keinginannya memiliki HP belum terpenuhi.  Ia terus merengek dan merajuk minta dibelikan HP seperti teman teman sekelasnya yang lain. Anak laki laki yang bertubuh tambun tersebut juga menceritakan bahwa teman temannya juga sering mengajaknya main game dirumahnya, mereka sangat  bergembira meski  terkadang juga saling  berebutan!  Karena orang tuanya sudah jengkel dan kehabisan akal, karena Pipin enggan berangkat sekolah, diam-diam sang ayah memberikan HPnya kepada sang anak dengan satu syarat bahwa HP tersebut harus dimatikan selama jam pelajaran. Ia percaya anaknya pasti menurut . Nah ibu ibu…apa yang terjadi kemudian ? Ketika bel tanda masuk sudah berbunyi ,semua murid murid masuk kelas, lalu duduk dibangku masing masing serta dengan tenang mendengarkan penjelasan dari ibu guru, tiba-tiba terdengar suara musik dangdut bersahut sahutan! Beberapa saat murid-murid saling menoleh dan tersenyum. Senyum….wajah Pipin langsung pucat pasi karena terkejut, serta merta ia ingin mematikan HP nya,tapi yang terdengar justru irama lagu India yang mendayu dayu. Spontan suasana jadi gaduh karena Bu guru mendatangi Pipin dan meminta HP nya,kemudian Pipin disuruh berdiri didepan kelas. Hanya beberapa menit, Pipin tampak gelisah dan sibuk memegangi celananya sambil meringis katanya “Bu….masih lama ya? Saya kebelet pipis!” Spontan geeerr….seisi kelaspun terdengar riuh rendah mentertawakan Pipin yang lucu dan polos itu !

Sepulang sekolah, Pipin tidak segera masuk kedalam rumah, ia terus berdiri dipojok teras sambil mulutnya komat-kamit. Sang ibu yang merasa heran, segera mengajak anaknya masuk. Serta merta ia menanyakan apa yang sudah terjadi dengan anak bungsunya itu. Belum selesai mereka berbincang-bincang, sang ayahpun datang sambil membawa beberapa buah durian. Melihat buah kesayangannya serta aroma durian yang begitu harum menyengat hidung, merekapun segera menyerbunya dan lupa pada apa  yang baru saja terjadi. Namun begitu mereka selesai menyantap durian, sang ayah segera ingat akan sesuatu, lalu diam-diam menanyakan tentang HP yang sudah “dititipkan” pada Pipin. Maka dengan tenangnya Pipin menceritakan semuanya. Ujung-ujungnya suami istri itupun saling menyalahkan. Setelah beberapa saat merekapun terdiam dan saling introspeksi diri, sementara Pipin tetap cemberut minta dibelikan HP yang baru. Keesokan harinya ayah Pipin pergi kesekolah untuk menemui guru Pipin dan ingin meminta maaf.

Demikianlah  ibu-ibu, mudah mudahan cerita diatas bisa kita ambil manfaatnya, dan sebagai orang tua kita pun bisa semakin bijak menghadapi beraneka tantangan dan tuntutan zaman.

Selamat menjalankan puasa dan berbenah diri sebaik-baiknya untuk menyambut kebangkitan Kristus Sang sumber kasih sejati .

V. Sri Murdowo

 

Related Posts

  • 79
    Mempercayakan diri kepada Yesus yang berbelas kasih seperti Maria: “Lakukanlah apa pun yang Dia katakan padamu” (Yoh 2:5) Saudari-saudara terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia ke-24 memberi saya kesempatan khusus untuk mendekatkan diri kepada Anda, sahabat-sahabat terkasih yang sakit, dan kepada mereka yang merawat Anda. Tahun ini, karena Hari Orang Sakit akan dirayakan dengan khidmat di…
    Tags: yang, dan, kita
  • 72
      Pembaca LENTERA terkasih, bagaimana kabar anda hari ini ? Semoga semuanya terasa indah dalam naungan dan berkat Tuhan, setiap usaha dan rencana senantiasa berjalan lancar sesuai dengan apa yang kita inginkan. Nah ngomong ngomong nih, apakah anda suka berjalan-jalan ke tepi pantai, memandang birunya laut dengan ombak putih yang berkejaran disertai sejuknya semilir angin…
    Tags: kita, dan, yang, dengan
  • 70
    Menjalani hidup berkeluarga adalah merupakan sebuah panggilan. Siapapun tentu memimpikan sebuah kehidupan rumah tangga yang bahagia, sejahtera, harmonis dan langgeng hingga akhir hayat. Kebahagiaan itu akan terasa lebih lengkap dengan hadirnya sang buah hati tercinta yang mampu memberi warna baru, serta semakin mempererat hubungan antara suami istri, sekaligus merupakan sarana pelengkap suka cita tersendiri yang…
    Tags: dan, yang, kita, dengan, bisa