Pesan Paskah 2015 Uskup Agung Semarang

SELAMAT PASKA 2015
uskup kasSaudari dan saudaraku yang terkasih dalam Tuhan, pada malam Minggu Paska Kebangkitan Tuhan kita diajak oleh Gereja yang kudus untuk bersyukur atas karya TUHAN Allah, yang menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya, dan yang menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Dengan menciptakan manusia, perempuan dan laki-laki, serta menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya TUHAN merindukan terjadinya syalom, yaitu damai sejahtera yang terjadi dalam hubungan selaras antara manusia dengan sesama dan segala makhluk, dengan dirinya sendiri dan dengan Allah, Sang Pencipta. Namun, oleh karena dosa damai sejatera itu dirusak oleh manusia, sedemikian rusak karena manusia tidak mau menjadi penjaga satu sama lain. Rusaklah seluruh keutuhan ciptaan oleh karena kejahatan dan dosa manusia.

Karya Allah yang membebaskan umat-Nya dari perbudakan di Mesir dapat kita alami pula pada zaman kita dalam peristiwa kemerdekaan bangsa dari perbudakan penjajah. Panggilan kepada kemerdekaan yang semakin utuh membutuhkan tanggapan manusia Indonesia, peremputan dan laki-laki, untuk tidak lelah-lelahnya bekerja keras mengisi kemerdekaan dengan ketulusan hati, kejujuran, dan kesediaan untuk melayani satu sama lain, agar terwujudlah persaudaraan sejati antar warga bangsa.

Tetap saja kita sadari, bahwa kehendak baik, perbuatan terpuji, yang dilakukan dengan ketulusan hati, kejujuran, dan kesediaan untuk melayani satu sama lain menjadi sulit diwujudkan karena berbenturan – bahkan berlawanan – dengan kepentingan pribadi maupun kelompok. Peristiwa Yesus, seorang pribadi yang unggul dalam kebaikan, kebenaran dan ketulusan hati tetap menjadi pola cara manusia berelasi dengan sesamanya: membalas kebaikan dengan kejahatan.

Namun seperti dulu pada zaman Yesus, sekarang pun kita percaya, bahwa Allah, Bapa yang maharahim, membela orang baik, jujur dan tulus hatinya. Iman kepercayaan kita kepada Kristus yang hidup, hendaknya menjadi daya kekuatan bagi kita untuk bekerja demi kemuliaan nama Tuhan dan demi keselamatan sesama dan seluruh dunia.

Sebagai ungkapan syukur atas karya penciptaan yang mengagumkan, dan akan karya penebusan yang lebih mengagumkan lagi, marilah kita melestarikan keutuhan ciptaan, menciptakan damai sejahtera, karena berkat sengsara dan salib-Nya Yesus Kristus telah mendamaikan semua dan segalanya dalam diri-Nya. Semoga daya kebangkitan Tuhan menjadi kekuatan bagi kita untuk mewujudkan persaudaraan sejati di bumi Indonesia ini. Selamat Paska Kebangkitan Tuhan.

Semoga saudari dan saudara semua dilimpahi berkat Allah yang mahakuasa, Bapa, dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Salam, doa dan Berkah Dalem,
+ Johannes Pujasumarta
Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang

Related Posts

  • 92
    ROH TUHAN GERAKKAN MISI Saudara-saudari terkasih, Tahun lalu, kita telah merenungkan dua aspek panggilan Kristiani: seruan “keluar dari diri kita sendiri” untuk mendengarkan panggilan Tuhan, dan pentingnya komunitas gerejawi sebagai tempat istimewa di mana panggilan Tuhan lahir, tumbuh dan berkembang. Sekarang, pada Hari Doa Panggilan Sedunia ke-54 ini, saya ingin merenungkan dimensi misioner panggilan Kristiani.…
    Tags: dan, yang, kita, untuk, dengan, tuhan
  • 90
    (23 Oktober 2016) GEREJA MISIONER, SAKSI KERAHIMAN Saudara dan saudari terkasih, Yubileum Agung Kerahiman, yang sedang kita rayakan, memberikan cahaya terang bagi Hari Minggu Misi Sedunia 2016: Ia mengajak kita untuk merenungkan misi ad gentes sebagai misi besar melalui karya kerahiman, baik rohani dan jasmani. Pada Hari Minggu Misi Sedunia ini, kita semua diundang untuk…
    Tags: dan, yang, untuk, dengan
  • 89
    Mempercayakan diri kepada Yesus yang berbelas kasih seperti Maria: “Lakukanlah apa pun yang Dia katakan padamu” (Yoh 2:5) Saudari-saudara terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia ke-24 memberi saya kesempatan khusus untuk mendekatkan diri kepada Anda, sahabat-sahabat terkasih yang sakit, dan kepada mereka yang merawat Anda. Tahun ini, karena Hari Orang Sakit akan dirayakan dengan khidmat di…
    Tags: yang, dan, kita