Live In SMA Aloysius Gonzaga Jakarta: “En Todo Amary Servir”

gonzaga

Paroki Sragen (LENTERA)-Paroki Santa Perawan Maria di Fatima Sragen untuk kedua kalinya dipercaya sebagai tempat mengadakan live in bagi siswa-siswi SMA. Kali ini SMA Kolese Aloysius Gonzaga Jakarta yang mengadakan live in di Sragen. Kegiatan live in diadakan pada hari Senin-Kamis, tanggal 23-26 Maret 2015. Kegiatan live in mengambil tempat di beberapa wilayah di Paroki Sragen dengan ditambah Wilayah Mojogedang Paroki Karanganyar yang berdekatan dengan Sragen. Adapun jumlah peserta adalah 239 Siswa-Siswi ditambah dengan 11 guru pendamping 1 Frater dan 1 Romo. Tema yang dikembangkan dan dihayati bersama adalah en todo amar y servim, yang berarti mencintai dan melayani dalam segala hal. Kegiatan live in dimulai pada Senin dinihari, pukul 03.00 WIB, rombongan peserta dari Jakarta tiba di stasiun Sragen. Rombongan dijemput dan diarahkan oleh panitia menuju Gereja Paroki Sragen dengan berjalan kaki. Setibanya di gereja rombongan berisitiahat sambil menikmati makanan dan minuman yang telah disediakan oleh panitia. Seusai sarapan pagi, peserta live in menerima arahan singkat dari Romo Hardiyanta mengenai daerah-daerah yang akan ditempati mereka selama 4 hari. Setelah arahan selesai, pukul 07.30 WIB, Para peserta live in dijemput oleh perwakilan lingkungan yang mereka tempati. Sekitar 40 kendaraan penjemput yang siap dihalaman gereja.

Pada hari pertama para peserta diajak untuk  berkenalan dengan keluarga angkat mereka dan juga dengan tetangga serta adat istiadat sekitar.  Pada hari kedua dan ketiga para peserta ikut dalam setiap kegiatan orang tua angkat mereka. Beberapa ada yang membantu disawah, berkebun, menguras kolam ikan, memberi makan ikan, memandikan hewan-hewan ternak, membantu memasak, dll. Mereka diajarkan untuk hidup mandiri, dan peka terhadap  orang lain. Selain itu juga diajarkan untuk mau memberikan simpatinya kepada orang lain sekalipun tidak dikenalnya. Pada malam harinya di lingkungan-lingkungan mengadakan acara perpisahan karena merupakan malam terakhir sebelum peserta pulang. Peserta mensharingkan pengalaman-pengalaman baru mereka selama live in di lingkungan tersebut.

Pada hari terakhir live in, peserta berpamitan dan dihantar ke gereja paroki. Setelah semua peserta dan guru pendamping berkumpul, Ekaristi penutupan dimulai. Ekaristi dipimpin oleh Romo Hardiyanto dan Romo Vico (Romo dari SMA Gonzaga). Dalam homilinya Romo Vico mengajak perwakilan peserta live in untuk sharing pengalaman mereka selama 4 hari bersama keluarga angkatnya. Walaupun kulit mereka mulai terbakar matahari, mereka tetap gembira dan senang mendapat pengalaman baru yang tak akan pernah bisa dilupakan. Pada Pukul 15.00 WIB rombongan Peserta bertolak menuju Stasiun Sragen untuk menunggu kereta yang akan mereka tumpangi sampai ke Jakarta.  Sebelum berpamitan pulang Romo Vico memberikan kesan bahwa live in di Paroki Sragen ini berbeda dari yang lain, dikarenakan jarak antara satu keluarga dengan keluarga yang lain saling berjauhan sehingga tidak memungkinkan peserta untuk bertemu satu dengan yang lainnya. Selain itu keadaan keluarga angkat peserta sebagian besar juga mendukung untuk kegiatan live in. Peserta benar-benar bisa menimba nilai-nilai kehidupan baik itu nilai moral maupun agama untuk mereka hayati dan kembangkan sesampainya di Jakarta nanti. (OMK)

Related Posts

  • 69
    Sragen (LENTERA) – Belajar arti kehidupan dari orang lain merupakan latar belakang diadakannya Live In oleh SMA Santa Angela Bandung. Kegiatan Live in ini diadakan (8-13/12) di Paroki Sragen dengan melibatkan beberapa wilayah diantaranya: Wilayah Jenawi, Kedawung, Tangen, Sidoharjo, Masaran dan lingkungan Mojogedang dari paroki Karanganyar. Peserta sebanyak 204 orang dibagi ke setiap wilayah dan…
    Tags: dan, yang, keluarga, dengan, live, mereka, di, peserta, untuk, sragen
  • 66
    11 Februari 2010 Saudara-saudari terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia ke-18  dirayakan di Basilika Vatikan pada tanggal 11 Februari  dengan liturgi peringatan Bunda Maria dari Lourdes. Selain bertepatan dengan ulang tahun ke-25 Lembaga Dewan Kepausan untuk Tenaga Pelayanan Kesehatan (DKTPK) alasan lain adalah untuk bersyukur kepada Tuhan atas pelayanan DKTPK selama ini di bidang pastoral pelayanan…
    Tags: yang, dan, untuk, dengan, di, mereka
  • 65
    16 MEI 2010 Imam dan Pelayanan Pastoral di Dunia Digital: Media Baru demi Pelayanan  Sabda   Saudara dan Saudariku Terkasih, 1.   Tema Hari Komunikasi Sedunia tahun ini - Imam dan Pelayanan Pastoral di Dunia Digital: Media Baru demi Pelayanan  Sabda- disampaikan bertepatan  dengan  perayaan Gereja tentang Tahun Imam.  Tema ini memusatkan perhatian pada komunikasi digital, suatu bidang pastoral…
    Tags: yang, dan, untuk, dengan, di, mereka