OMK Stasi Sidoharjo Merenungkan Ketaatan Bunda Maria

Berita Ziarah OMK Sidoharjo2

Danan, Wonogiri (LENTERA) – Pada bulan Mei, umat Katolik mengkhususkan bulan tersebut untuk melakukan devosi kepada Bunda Maria. Orang Muda Katolik Stasi Sidoharjo yang berlindung pada Bunda Maria Asumta memberikan hormat baktinya kepada Bunda Maria dengan berziarah ke Gua Maria Ratu Kenya Wonogiri, Kamis (11/5). Gua Maria yang masuk dalam wilayah administasi Paroki Danan dikunjungi oleh 100 orang OMK Stasi Sidoharjo berserta dengan umat stasi.

Pada pukul 08.30, rombongan peziarah sampai di lokasi. Setelah beristirahat sejenak, rombongan peziarah memulai peziarahannya dengan merenungkan sengsara dan wafat Kristus di dalam doa Jalan Salib. Setelah tiba di Gua Maria, semua peserta merenungkan kisah ketaatan Bunda Maria sambil mendaraskan doa Salam Maria dengan khusyuk di dalam rangkaian Doa Rosario, sampai-sampai, terik matahari yang mulai menyengat tidak mereka hiraukan lagi.

Usai berziarah ke Gua Maria Ratu Kenya, OMK Stasi Sidoharjo melanjutkan dengan kegiatan rekreasi ke Waduk Gajah Mungkur. Di sana, mereka menikmati pemandangan dan melepas segala kepenatan yang dialami, dan kemudian menemukan semangat baru dalam pelayanan.

Kegiatan ziarah dan rekreasi tersebut digagas oleh pengurus OMK Stasi Sidoharjo untuk mempererat persaudaraan diantara kaum muda stasi yang berkarya di dalam paguyuban berbeda, antara lain Misdinar, anak-anak Pendampingan Iman Anak Remaja, dan OMK. Selain itu, dengan adanya kegiatan bersama yang dilakukan dapat meningkatkan komunikasi antar sesama kaum muda Stasi Sidoharjo.(Yudhi)

Related Posts

  • 69
    Dibacakan/diterangkan pada Malam Tirakatan atau Hari Raya Kemerdekaan Indonesia Rabu - Kamis, 16 - 17 Agustus 2017 “MENGEMBANGKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DAN KE-BHINNEKA TUNGGAL IKA-AN” Para sahabat muda, anak-anak dan remaja; para Saudari-saudara, Ibu, dan Bapak; serta para Rama, Bruder, Suster, Frater yang terkasih. Baru saja kita akhiri perhelatan besar Keuskupan Agung Semarang sebagai tuan rumah…
    Tags: dan, yang, dengan, di, dalam
  • 67
    Segenap umat Katolik yang terkasih, Konferensi Waligereja Indonesia menyelenggarakan sidang tahunan pada tanggal 6-16 November 2017 di Jakarta. Sidang dimulai dengan hari studi yang mengangkat tema Gereja Yang Relevan dan Signifikan: Panggilan Gereja Menyucikan Dunia. Tema tersebut diolah dengan mendengarkan masukan para narasumber, didalami dalam diskusi kelompok, dipaparkan dalam rapat pleno, dan dilengkapi dengan catatan…
    Tags: dan, yang, dengan, di, dalam
  • 66
      Ungkapan menjadi Gereja yang relevan dan signifikan sebenarnya bukanlah ungkapan yang baru. Dalam Arah Dasar Gereja Keuskupan Agung Semarang 2010-2015, kalimat ini menjadi semboyan yang kerap didengungkan. Lalu, bagaimana dengan Gereja Santa Perawan Maria di Fatima menghidupinya sampai sekarang. Menilik kembali makna signifikan dan relevan, kita bisa merenungkan sampai sejauh mana Gereja paroki kita memperjuangkannya.…
    Tags: dan, yang, dalam, dengan