Kemerdekaan dalam Eksotisnya Budaya

agastia

Merdeka !!
Yap, sudah Bulan Agustus nih , sudah pada siap belum merayakan hari ulang tahun Negara Indonesia? Sudah 72 tahun negara kita merdeka, begitu banyak perubahan yang terjadi , entah dari segi politik , ekonomi , dan tentunya sosial serta budaya . Untuk bidang politik, ekonomi , tentunya telah berubah begitu nyata dari awal kemerdekaan hingga sekarang .

Namun, bagaimana tentang sosial kebudayaan di Indonesia? Rasa-rasanya begitu banyak perubahan terlebih pada aspek budaya kita. Kira-kira apa yang terlintas di kepala kita jika kita mendengar kata “budaya”? Rumah adat, tarian, pertunjukkan, kerajinan tangan, lagu daerah, atau yang lain? Pernahkah kalian merasa bahwa ternyata ada yang erat hubungannya dengan budaya, apa itu? Ya, pariwisata. Mengapa? Karena pariwisata mencangkup semua bagian kebudayaan di dalamnya, mulai dari bangunan bersejarah, pertunjukkan rakyat, kerajinan tangan, dan lain lain. Begitu sebaliknya, kebudayaan bisa kita nikmati dengan kita melakukan kegiatan wisata .

Sekarang ini, sangat mudah untuk mengakses berbagai pariwisata di berbagai daerah, salah satunya dengan adanya figur Duta Wisata. Dalam pengalaman penulis sebagai finalis Duta Wisata Sragen, Duta Wisata memiliki tugas untuk mengenalkan potensi wisata di suatu daerah, melestarikan budaya setempat, serta menjadi teladan bagi masyarakat di suatu daerah. Dalam suasana Kemerdekaan RI ini seorang Duta Wisata harus dapat menghayati perjuangan Pahlawan sebagai refleksi untuk memberikan karya bagi negara kita, tentunya dalam bidang cakupannya yaitu mengenai pariwisata dan kebudayaan. Tentu bukan itu saja, semangat kemerdekaan harus dapat dihayati dalam menjalankan tugas – tugas sebagai utusan suatu daerah, misalnya dalam tindak tanduk, tingkah laku, bertindak seorang Duta Wisata harus dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Selain itu melestarikan budaya dengan melibatkan banyak generasi muda melalui kegiatan kegiatan yang positif. intinya seorang Duta Wisata berkewajiban menghayati Kemerdekaan RI dalam setiap saat bukan hanya pada tanggal 17 Agustus saja, melainkan tentunya Duta Wisata harus dapat menyalurkan semangat kemerdekaan itu melalui bidang pariwisata dan sosial budaya. Karena dengan menjaga serta melestarikan kebudayaan serta tempat tempat wisata merupakan suatu bentuk perjuangan untuk menjaga Indonesia yang sejahtera.

 

Agastia Dianfortuna
Penulis adalah Finalis Duta Wisata Kabupaten Sragen, mendapatkan Duta Intelegensi.

Related Posts

  • 65
    Dibacakan/diterangkan pada Malam Tirakatan atau Hari Raya Kemerdekaan Indonesia Rabu - Kamis, 16 - 17 Agustus 2017 “MENGEMBANGKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DAN KE-BHINNEKA TUNGGAL IKA-AN” Para sahabat muda, anak-anak dan remaja; para Saudari-saudara, Ibu, dan Bapak; serta para Rama, Bruder, Suster, Frater yang terkasih. Baru saja kita akhiri perhelatan besar Keuskupan Agung Semarang sebagai tuan rumah…
    Tags: dan, yang, kita, dengan, di, dalam
  • 62
    Mempercayakan diri kepada Yesus yang berbelas kasih seperti Maria: “Lakukanlah apa pun yang Dia katakan padamu” (Yoh 2:5) Saudari-saudara terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia ke-24 memberi saya kesempatan khusus untuk mendekatkan diri kepada Anda, sahabat-sahabat terkasih yang sakit, dan kepada mereka yang merawat Anda. Tahun ini, karena Hari Orang Sakit akan dirayakan dengan khidmat di…
    Tags: yang, dan, kita
  • 61
    Hari Minggu ke-33 di Masa Biasa 19 November 2017 Marilah kita mencintai, bukan dengan kata-kata melainkan dengan perbuatan 1. "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran" (1 Yoh 3:18), Kata-kata rasul Yohanes ini menyuarakan perintah yang tidak boleh diabaikan oleh orang Kristen manapun. Kesungguhan dalam perintah…
    Tags: dan, yang, kita, dalam, dengan