Peringatan Santa Pelindung Gereja Stasi Sidoharjo

Ultah Sidoarjo3

Sidoharjo (LENTERA) – Suasana Gereja Stasi Sidoharjo tidak seperti biasanya Minggu sore (13/8), gereja dipenuhi umat Sidoharjo yang tengah mengikuti misa dalam rangka perayaan Hari Raya Santa Maria diangkat ke Surga, atau sering dikenal dengan Santa Maria Asumpta. Santa Maria Assumta adalah santa pelindung umat Stasi Sidoarjo.

Perayaan Ekaristi tersebut dihadiri sekitar 350 orang, antara lain anggota Dewan Paroki Sragen. Pesta nama ini disambut antusias umat Stasi Sidoharjo dengan persiapan yang matang terlihat dari petugas liturgi dan paduan suara Pengurus Wilayah Stasi Sidoharjo. Perayaan Ekaristi yang menggunakan Bahasa Jawa tersebut diiringi dengan gamelan Jawa sehingga membawa suasana Jawa dalam misa semakin hidup.

Perayaan Ekaristi tersebut dipimpin oleh Romo Robertus Hardiyanta, Pr dan Romo FX Suyamta Kirnasucitra,Pr. Romo Suyamta dalam homilinya berpesan bahwa tanggal 13 Agustus bertepatan dengan peringatan Maria diangkat ke surga dan peringatan Maria Asumpta. Romo Suyamto mengajak umat untuk meneladan Bunda Maria dalam keteladanan kerendahan hati yang mampu memberi inspirasi dalam mewartakan kabar suka cita di dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan yang sama, Romo Hardi dan Romo Suyamta berpamitan dengan umat Stasi Sidoarjo karena akan berkarya di paroki lain. Kedua romo mengatakan bahwa berkarya di Paroki Sragen adalah hal yang luar biasa.

Dalam rangkaian pesta pelindung Stasi Sidoharjo, diadakan pagelaran wayang kulit Kamis (17/8). Pagelaran wayang kulit yang dimulai pukul 19.00 tersebut menyita perhatian publik. Kurang lebih 1000 orang hadir untuk menyaksikan pagelaran wayang oleh Dalang Ki Blasius Subono, dalang dari Surakarta. Tidak hanya umat Katolik, tetapi juga umat sekitar serta tokoh masyarakat.

.
Cerita dengan lakon “Antaseno Gugat” yang disampaikan dalang tersebut mengandung pesan yang relevan dengan zaman sekarang. Ketidakadilan semakin merajalela, bahkan orang suci semakin dibenci, juga orang jujur semakin semakin hancur. Melalui lakon tersebut diharapkan penonton yang hadir mampu membangkitkan melawan ketidakadilan yang terjadi di masyarakat.

Acara yang sungguh meriah ini sebelumnya diawali dengan pembagian hadiah oleh karang taruna setempat dalam rangka terlaksananya lomba memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang menjalin kerja sama antara umat Katolik Stasi Sidoharjo dengan masyarakat Banyuning RT 12 dan 13 berhasil membuat masyarakat terhibur. Hal ini dibuktikan dengan antusias masyarakat yang turut menyaksikan pagelaran wayang kulit hingga pukul 03.30.

Beberapa tokoh masyarakat yang turut hadir meramaikan pagelaran wayang kulit diantaranya adalah Heru Tarwoco selaku Kepala Desa Singopadu dan Samsuri selaku Camat Sidoharjo. Kegiatan ini menunjukkan bahwa antar umat beragama dapat menjalin kerja sama dalam melestarikan kebudayaan. (Yudhi Prast)

Related Posts

  • 64
    Dibacakan/diterangkan pada Malam Tirakatan atau Hari Raya Kemerdekaan Indonesia Rabu - Kamis, 16 - 17 Agustus 2017 “MENGEMBANGKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DAN KE-BHINNEKA TUNGGAL IKA-AN” Para sahabat muda, anak-anak dan remaja; para Saudari-saudara, Ibu, dan Bapak; serta para Rama, Bruder, Suster, Frater yang terkasih. Baru saja kita akhiri perhelatan besar Keuskupan Agung Semarang sebagai tuan rumah…
    Tags: dan, yang, dengan, di, dalam
  • 62
      Sidoharjo (LENTERA) – Setiap tanggal 14 Agustus, Gereja Katolik memperingati Hari Raya SP Maria Diangkat ke Surga. Salah satu stasi paling barat di Paroki Sragen yaitu Stasi Sidoharjo adalah stasi yang berlindung pada Santa Maria Asumpta. Pada Minggu (14/8), Umat Stasi Santa Maria Asumpta Sidoharjo, merayakan pesta pelindung stasi di Gereja Santa Maria Asumpta…
    Tags: romo, stasi, sidoharjo, umat, maria, di, santa, dan, perayaan, dalam
  • 60
    11 Februari 2010 Saudara-saudari terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia ke-18  dirayakan di Basilika Vatikan pada tanggal 11 Februari  dengan liturgi peringatan Bunda Maria dari Lourdes. Selain bertepatan dengan ulang tahun ke-25 Lembaga Dewan Kepausan untuk Tenaga Pelayanan Kesehatan (DKTPK) alasan lain adalah untuk bersyukur kepada Tuhan atas pelayanan DKTPK selama ini di bidang pastoral pelayanan…
    Tags: yang, dan, dengan, dalam, di