Rekoleksi Lingkungan Banjar Asri

Banjar Asri (10)

Jenawi (LENTERA) – Umat Lingkungan Santo Yohanes Maria Vianey Banjar Asri mengadakan Rekoleksi dalam rangka Ulang Tahun lingkungan yang ke-3 dan Natalan Bersama, pada hari Sabtu-Minggu (12-13/01) bertempat di Gereja Santo Yulius Jenawi dan diikuti ± 60 orang. Kegiatan ini diadakan untuk menjalin keakraban dan kebersamaan antar umat

Kegiatan dimulai dengan permainan/game yakni memasukkan karet gelang ke dalam leher botol plastik dengan menggunakan sedotan dan diikuti hampir semua yang terdiri orang tua, remaja dan anak-anak yang berlangsung dengan meriah dan seru.

Setelah makan malam dilanjutkan sarasehan. Dibuka ucapan permisi/kulanuwun dari Ketua Lingkungan Banjar Asri, Bp. Petrus Edy Sukamto dan mohon ijin pemakaian tempat. Acara dipandu oleh Mbak Tina dan Bp. Alex Agus. Selanjutnya sambutan Selamat datang dari ketua Stasi Jenawi, Bp. Petrus Widarto.

Sebagai lingkungan yang masih baru, Lingkungan Banjar Asri perlu belajar agar bisa mengelola lingkungan lebih baik dengan meminta penjelasan / mendengarkan pengalaman dari mereka yang lebih berpengalaman. Dan malam itu para Ketua lingkungan Kondo, Balong, Lompong yang hadir berbagi pengalaman dalam mengelola lingkungan. Sarasehan ini ditutup dengan pembagian Door Prize dengan mencocokkan nomor yang telah dibagikan sebelumnya. Sesudah sarasehan dilanjutkan dengan acara bebas dengan menyanyi/karaokean diiringi orgen.

Minggu pagi sarapan, dilanjutkan ibadat bersama dengan umat Jenawi. Lingkungan Banjar Asri bertugas liturgi dan ibadat dipimpin oleh Prodiakon Bp. Yohanes Trianto dan Bp. Alexander Agus. Ibadat berjalan baik dan tanggapan umat Jenawi sangat baik dan ini membuat peserta yang hadir terkesan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah pemicu menjadi lebih baik dan berkarya dalam pelayanan dan pengabdian. (Nur)

Related Posts

  • 73
    Saudara-saudara terkasih di dalam Yesus Kristus, 1. Kita patut menaikkan syukur ke hadirat Allah dalam Yesus Kristus, sebab atas anugerah-Nya bangsa dan negara kita dapat mengukir karya di tengah sejarah, khususnya dalam upaya untuk bangkit kembali serta membebaskan diri dari berbagai krisis yang mendera sejak beberapa tahun terakhir ini. Anugerah, penyertaan dan bimbingan Tuhan bagi…
    Tags: dan, yang, dalam
  • 73
      Ungkapan menjadi Gereja yang relevan dan signifikan sebenarnya bukanlah ungkapan yang baru. Dalam Arah Dasar Gereja Keuskupan Agung Semarang 2010-2015, kalimat ini menjadi semboyan yang kerap didengungkan. Lalu, bagaimana dengan Gereja Santa Perawan Maria di Fatima menghidupinya sampai sekarang. Menilik kembali makna signifikan dan relevan, kita bisa merenungkan sampai sejauh mana Gereja paroki kita memperjuangkannya.…
    Tags: dan, yang, dalam, dengan
  • 72
    (23 Oktober 2016) GEREJA MISIONER, SAKSI KERAHIMAN Saudara dan saudari terkasih, Yubileum Agung Kerahiman, yang sedang kita rayakan, memberikan cahaya terang bagi Hari Minggu Misi Sedunia 2016: Ia mengajak kita untuk merenungkan misi ad gentes sebagai misi besar melalui karya kerahiman, baik rohani dan jasmani. Pada Hari Minggu Misi Sedunia ini, kita semua diundang untuk…
    Tags: dan, yang, dengan