Seminar Inklusitas : “Edukasi dan konsientisasi Pengurus Lingkungan”

Seminar Inklusitas Gereja

Paroki Sragen (LENTERA) – Seminar Inklusitas Gereja diadakan oleh Komisi Kateketik Kevikepan Surakarta, Minggu (17/03) dengan tema “Edukasi dan konsientisasi pengurus lingkungan” bertempat di Aula SMP Saverius Sragen. Acara dihadiri oleh 61 orang yang merupakan utusan dari 5 Paroki (Sragen, Palur, Gemolong, Karanganyar dan Jumapolo) yang ada di Rayon Timur Kevikepan Surakarta. Peserta yang hadir merupakan para Ketua Lingkungan, para Katekis dan Pemandu Lingkungan dari paroki masing-masing. Hadir sebagai narasumber : Bp. Albertus Bambang Susenobroto, dkk. (Tim Kateketik Kevikepan Surakarta).

Bp. Albertus Bambang, narasumber seminar mengatakan bahwa Lingkungan bisa menjadi “Seminari Inklusifitas Gereja”, yakni tempat pembibitan buah-buah terpilih. Ini berarti lingkungan menjadi pembibitan penanaman buah-buah yang mengembangkan semangat keterbukaan dan persaudaraan dengan masyarakat. Lingkungan menjadi tempat pengembangan awal dalam karya pastoral dan dikembangkan melalui reksa pastoral, renungan, homili, katekese, pendalaman iman dan kegiatan lainnya. Lingkungan membantu umat semakin terbuka dan bersaudara dengan masyarakat. Kegiatan lingkungan selama ini perlu dievaluasi dengan cara “Medical Check Up” agar lingkungan dapat sehat dan diandalkan sebagai basis hidup menggereja.

Sedangkan Romo Sapta yang hadir dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa Kegiatan Katekese jaman sekarang adalah meneruskan pengajaran para rasul.

Kegiatan seminar ini berlangsung lancar dan baik. Peserta sangat antusias mendengarkan dan aktif bertanya dalam sesi tanya jawab. Kegiatan diakhiri dengan makan bersama, dan ditutup oleh Rm. Medardus Sapta Margana, Pr. (GN)

Related Posts

  • 72
    Saudara-saudara terkasih di dalam Yesus Kristus, 1. Kita patut menaikkan syukur ke hadirat Allah dalam Yesus Kristus, sebab atas anugerah-Nya bangsa dan negara kita dapat mengukir karya di tengah sejarah, khususnya dalam upaya untuk bangkit kembali serta membebaskan diri dari berbagai krisis yang mendera sejak beberapa tahun terakhir ini. Anugerah, penyertaan dan bimbingan Tuhan bagi…
    Tags: dan, yang, dalam
  • 71
      Ungkapan menjadi Gereja yang relevan dan signifikan sebenarnya bukanlah ungkapan yang baru. Dalam Arah Dasar Gereja Keuskupan Agung Semarang 2010-2015, kalimat ini menjadi semboyan yang kerap didengungkan. Lalu, bagaimana dengan Gereja Santa Perawan Maria di Fatima menghidupinya sampai sekarang. Menilik kembali makna signifikan dan relevan, kita bisa merenungkan sampai sejauh mana Gereja paroki kita memperjuangkannya.…
    Tags: dan, yang, dalam, dengan
  • 71
    “Satu hati bagi bangsa mewujudkan Peradaban Kasih di Indonesia” Dibacakan/diterangkan pada Hari Raya Santa Perawan Maria diangkat ke surga; Sabtu-Minggu, 13 - 14 Agustus 2016   Saudara-saudariku umat Katolik Keuskupan Agung Semarang, Para Pejuang Senior, Veteran, dan sahabat-sahabat muda yang penuh semangat: SALAM BAHAGIA, karena kasih dan kemerdekaan yang Tuhan berikan bagi kita. SALAM PERJUANGAN…
    Tags: dan, yang, dalam