Paguyuban Padre Pio ajak anak-anak difabel berwisata

PAdre PIo

Yogyakarta –Paguyuban Padre Pio Paroki Sragen mengajak anak-anak difabel berwisata ke Kebon Binatang Gembira Loka (GL Zoo) Yogyakarta, Minggu (28/4/2019). Mereka juga didampingi keluarga dan pendampingnya dari Paguyuban Padre Pio.

Dari belasan difabel yang turut ke GL Zoo, tujuh di antaranya terpaksa didorong dengan kursi roda karena tidak bisa berjalan sendiri. “Padre Pio adalah persekutuan doa yang mengurusi kaum lemah, miskin, tersingkir dan difabel,” jelas Ketua Paguyuban Padre Pio Paroki St. Maria Sragen, Sinyo di sela kunjungan di GL Zoo.

Di GL Zoo, anak-anak difabel yang sekolah di SLB itu tampak gembira ketika mengitari kebun binatang dari atas transpor keliling (Taring) yang disediakan bagi pengunjung. Anak-anak tak bisa diam saat mengamati tingkah polah simpase yang tampak agresif di samping kandang orangutan. Tak ketinggalan menyaksikan gajah dari dekan kandang.
Belasan difabel itu difasilitasi untuk berwisata agar mengenal koleksi satwa di kebun binatang itu.

“Kasihan, mereka jarang keluar rumah. Dengan berwisata seperti ini diharapkan anak-anak menemukan sesuatu yang baru,” harapnya.

Sebelumnya, anak-anak penyandang difabel itu juga berwisata di Merapi Park, Sleman. Juga, sempat mampir di pemakaman imam projo di kompleks Seminari Tinggi Kentungan. “Kami nyekar di makam Romo FX. Wiyono Pr yang belum lama meninggal,” tutur Sinyo

Related Posts

  • 51
    Melayani. Kata kerja ini sudah tidak asing bagi kita umat Kristiani. Kata yang mempunyai membantu mengurus apa yang diperlukan seseorang ini tidak asing bagi hidup orang Kristiani dan telah menjadi bagian dari kehidupan misalnya dalam Liturgi dan peribadatan maupun dalam kegiatan gereja maupun di masyarakat. Kata melayani ini pula diangkat menjadi tema Bulan Kitab Suci…
    Tags: yang, di
  • 47
    Realitas kita Bagaimana rasanya membenci saudara dalam keluarga tapi anda hidup serumah dengan mereka? Tidak ada rasa hormat pada ayah, sering bertengkar dengan ibu, dan tidak ada rasa kasih sayang pada saudara sendiri. Seperti itulah kira-kira ketika anda hidup di Indonesia, mencari makan dan bergantung pada tanahnya, tapi anda membenci orang-orang sekitar dan pemerintahan yang…
    Tags: yang, dari, itu, di
  • 46
    Saat tulisan ini dibuat, bersamaan waktunya dengan tahun ajaran baru atau lebih tepatnya saat penerimaan siswa baru sekolah. Ada yang bersuka-cita karena mendapat nilai yang bagus dalam ujian akhir nasional. Namun, dengan gampang kita temukan wajah- wajah yang tertunduk lesu karena nilai ujian yang didapat pas-pasan. Standar penerimaan siswa baru salah satunya memang mensyaratkan adanya…
    Tags: yang, itu, di