Temu Kangen CFC : “Membina Kerohanian dalam keluarga”

cfc (3)

Mageru (LENTERA) – Temu Kangen anggota CFC (Couples For Christ) diadakan Minggu (12/05) di Gedung Aula Rosa de Bie Lantai 3 RSU Mardi Lestari Sragen. Acara ini diikuti 140 orang yang hadir dari Jakarta, Yogyakarta, Solo, Sragen dan Jenawi.

Acara diawali dengan pujian, doa pembuka yang dilanjutkan Sambutan Ketua CFC Unit Sragen, Bp. Yoseph Sukimin dan sambutan dari Romo Paroki Sragen, Rm. Medardus Sapta Margana, Pr.

Bp. Alex Gusyanto, Dewan Nasional CFC dari Jakarta selaku narasumber acara ini mengatakan bahwa peranan keluarga sangat penting dalam membina kerohanian anggota keluarga di jaman canggih ini, CFC harus dapat memberi warna terang dengan nilai di atas rata-rata.

Sedangkan Rm. Medardus Sapta Margana Pr mengajak bernyanyi bersama seluruh peserta dengan syair “Saling mengasihi di antara kami, dalam keluarga, kerajaan Allah.” Diulang sampai beberapa kali hingga bisa meresapi. Harapan Romo Sapta, CFC Sragen dapat berkembang lagi. “Sawah masih luas, belum dipaculi, untuk itu meminta CFC yang dari pusat atau luar Sragen dapat membantu. Hendaknya kedamaian dalam keluarga sebagai persekutuan dalam Tuhan merupakan persekutuan pendidikan fundamentalis dan esensial.

Acara berjalan dengan baik dan lancar. Peserta yang hadir terlibat aktif dalam acara dan merasa senang dengan kegiatan ini. (Henry)

Related Posts

  • 65
    Dibacakan/diterangkan pada Malam Tirakatan atau Hari Raya Kemerdekaan Indonesia Rabu - Kamis, 16 - 17 Agustus 2017 “MENGEMBANGKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DAN KE-BHINNEKA TUNGGAL IKA-AN” Para sahabat muda, anak-anak dan remaja; para Saudari-saudara, Ibu, dan Bapak; serta para Rama, Bruder, Suster, Frater yang terkasih. Baru saja kita akhiri perhelatan besar Keuskupan Agung Semarang sebagai tuan rumah…
    Tags: dan, yang, dengan, di, dalam
  • 64
    Malam pergantian tahun menjadi momen untuk bersyukur dan berefleksi atas pengalaman hidup setahun lalu. Momen ini menjadi kesempatan membuat resolusi atau niat-niat pembaruan diri satu tahun ke depan. Pribadi yang maju adalah pribadi yang mau berubah menjadi lebih baik. Berubah berarti ada unsur kebaruan di dalamnya. Sementara kebaruan memerlukan sikap kesiapsediaan untuk menerima (adaptasi) dan…
    Tags: dan, yang, dengan, dalam, dari, di
  • 63
    Masa “retret agung” bagi umat Katolik selama 40 hari sudah selesai. Setiap pribadi, keluarga, komunitas dan lingkungan membuat tekad dan berkomitmen untuk menindak lanjuti buah permenungan selama masa pertobatan di masa Prapaska dengan komitmen untuk menjadi berkat bagi orang lain di lingkungan tempat kita berada. Sebagaimana ajakan Romo Laurentius Andika Bhayangkara Pr, dalam tulisannya di…
    Tags: yang, dan, di, dalam, ini