Kaya Karena Berbeda

RAGAM

Melihat realitas yang ada di masyarakat kita, terutama kita yang tinggal di Negara Kesatuan Republik Indonesia, tentu kita dihadapkan pada keberagaman. Secara sederhana, kita dapat melihaat melalui adanya perbedaan dari setiap pribadi yang ada. Mulai dari jenis kelamin, usia, pekerjaan, kegemaran, kesukaan, dan masih banyak hal lain yang bisa dilihat sebagai perbedaan di antara pribadi-pribadi yang ada. Kemudian, jika kita melihat lebih luas lagi, perbedaan itu dapat kita temukan melalui adanya perbedaan bahasa, agama, suku, ras dan budaya. Jika kita mencari-cari adanya perbedaan yang di tengah-tengah komunitas kita, masyarakat, bahkan di negara kita, tentu tidak akan ada habisnya. Memang, perbedaan itu merupakan keniscayaan, yang memang nyata, terutama untuk di dalam kehidupan sebagai Bangsa Indonesia.

Dalam keberagaman tersebut, banyak pihak yang ingin menjadikan keberagaman sebagai sebuah kekuatan dan bukan sebagai suatu ancaman. Kita bisa melihat gerakan yang sedang digencarkan di dalam Keuskupan Agung Semarang, tentunya kita semua sangat mengenal hal ini, yakni “srawung”. Srawung, yang dapat diterjemahkan sebagai suatu wadah atau media untuk saling bercerita tentang realitas kehidupan, merupakan menjadi suatu pola pikir dan juga gerakan bersama yang mengajak kita semua untuk mau merengkuh perbedaan dan keberagaman yang ada. Apa pun itu perbedaannya dan seberapa besar keberagaman yang ada, tentu itu semua harus kita rengkuh bersama.

Menyambut HUT kemerdekaan RI yang ke 74 dengan tema “Bersatu Membangun Indonesia Unggul”, mengajak kita semua sebagai satu bangsa untuk mau berkolaborasi membangun Indonesia menjadi lebih unggul bersama-sama. Bersatu itu tidak mengandaikan dan mewajibkan kita semua menjadi sama seluruhnya. Justru dengan perbedaan, keragaman, dan keunikan yang ada, kita diajak untuk bekerjasama untuk mencapai tujuan yang lebih baik.

Di sinilah kekayaan kita yang tak ternilai dapat kita temukan ketika keragaman, perbedaan menjadi kekuatan yang di dalamnya ada proses saling mengisi kekurangan satu dengan yang lain. Sebagai pondasi awal, marilah kita bersama-sama menggali kekayaan keberagaman yang telah kita miliki. Karena dengan adanya keragaman dan perbedaan itulah, kita semua bisa saling melengkapi. Adanya kolaborasi dan kerja sama dari berbagai macam keragaman yang ada itulah yang kemudian dapat menyatukan arah tujuan hidup kita bersama.

Mari kita semua saling merengkuh perbedaan yang ada, dan bersama-sama menyatukan tujuan untuk membangun Indonesia menjadi semakin unggul dengan kerja sama dan saling melengkapi. Karena kita tahu bahwa tidak semuanya harus disamakan, karena adanya perbedaan itu juga diperlukan. Andai kata pelangi hanya mempunyai satu warna saja, tentu tidak akan menjadi pelangi yang indah. Karena perbedaan warna itulah yang menjadikan pelangi semakin indah. Dan satu hal lagi yang pasti, yaitu bahwa Tuhan menghendaki adanya perbedaan yang menuntun umat manusia untuk saling menghargai dan saling bekerjasama demi membangun kehidupan yang lebih indah. Amin.

Frater Yohanes Oktantra Prasetya

Related Posts

  • 87
    Mempercayakan diri kepada Yesus yang berbelas kasih seperti Maria: “Lakukanlah apa pun yang Dia katakan padamu” (Yoh 2:5) Saudari-saudara terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia ke-24 memberi saya kesempatan khusus untuk mendekatkan diri kepada Anda, sahabat-sahabat terkasih yang sakit, dan kepada mereka yang merawat Anda. Tahun ini, karena Hari Orang Sakit akan dirayakan dengan khidmat di…
    Tags: yang, dan, kita
  • 84
    PESAN BAPA SUCI FRANSISKUS UNTUK HARI KOMUNIKASI SEDUNIA 24 Januari 2018 “Kebenaran itu akan Memerdekakan Kamu” (Yoh 8:32) Berita Palsu dan Jurnalisme Perdamaian . Saudara dan Saudari yang terkasih, KOMUNIKASI adalah bagian dari rencana Allah bagi kita dan jalan utama untuk menjalin persahabatan. Sebagai manusia kita diciptakan seturut gambar dan rupa Sang Pencipta, dan karenanya…
    Tags: yang, dan, kita, untuk
  • 83
    Saudari-saudara terkasih, Pada bulan Oktober yang akan datang, Sidang Umum Biasa ke-15 dari Sinode Para Uskup akan membahas tema kaum muda dan secara khusus hubungan antara kaum muda, iman, dan panggilan. Dalam sidang itu, kita akan memiliki kesempatan untuk merenungkan lebih mendalam, di pusat hidup kita, panggilan kepada sukacita yang Allah anugerahkan kepada kita dan…
    Tags: kita, dan, yang, untuk