Muda Beriman Merdeka

Visitasi

Halo sobat terkasih dalam kristus, kita memasuki lagi bulan yang penuh hingar bingar bulan kemerdekaan Indonesia. Kita sebagai orang muda katolik tidak boleh sampai ketinggalan dalam menyambut kemerdekaan itu, disamping itu juga kita sebagai jiwa muda katolik tidak lupa juga untuk merdeka juga dalam iman. Ada dua kegiatan yang kita sambut di bulan ini visitasi bunda maria dan kemerdekaan Indonesia. Semoga dengan kegiatan visitasi Bunda Maria kita menjadi kaum muda dengan jiwa muda merdeka untuk menjadi Indonesia lebih unggul.

Sobat muda yang terkasih bagi lingkungannya yang sudah disinggahi Bunda Maria, bagaimana apakah sudah ikut terlibat dalam rangkaian acara tersebut? Apa yang teman-teman lakukan di visitasi Bunda Maria tersebut?. Penulis yakin bahwa banyak yang sobat terkasih lakukan, ada yg sekedar duduk diam, ada juga yang tiduran, ada juga yang sharing dengan keluarga, dan mungkin banyak lagi. karena saat itu saat kita bisa mengolah hati untuk bisa lebih mengimani Yesus lewat hadirnya ibu pelindung kita Ibu Maria. Mungkin juga karena kedekatan kita kepada Bunda Maria menganggap Bunda Maria sebagai ibu kita sendiri dan dengan disitu pula kita juga bisa curhat dengan lega kepada bunda Maria. Jadi hai kaum muda secara tidak langsung kita diajak untuk lebih beriman merdeka yaitu dengan beriman dengan cara kita sendiri cara yang sederhana tapi bermakna mendalam.

Sobat muda tadi setelah kita membahas Beriman Merdeka, kali ini kita juga sedikit mengupas tentang kewajiban kita juga sebagai warga Indonesia. Penulis yakin bahwa kita dalam gereja juga diwajibkan untuk hidup menggereja dan tidak lupa kita juga diajak hidup bermasyarakat. Seperti ajakan romo uskup Soegija bahwa kita harus 100% katolik 100% Indonesia.

Boleh kita aktif dalam segala macam kegiatan menggereja tapi diingat juga kita punya tetangga di rumah, mau gak mau suka tidak suka kita harus aktif juga dalam kegiatan bermasyarakat, seperti karang taruna. “Kamu adalah garam dunia, hendaknya terangmu bercahaya di depan orang” (Mat 5: 13,16) siap tidak kita menjadi garam dan terang di masyarakat sekitar? Mampukah kita untuk mewartakan semua sukacita?

Bagaimana sobat terkasih? Dengan berbagai kegiatan yang kita laksanakan bulan ini kita diharap bisa menjadi pemuda yang tangguh beriman dan merdeka. Sebentar lagi Orang Muda katolik sragen akan mengadakan Rekoleksi bertema “ Marilah Ikutlah Aku dan Kamu Akan Kujadikan Penjala Manusia” bertempat di kopeng salatiga, mari sobat terkasih kita ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Semoga dengan mengikuti acara tersebut kita bisa menemukan jati diri kita sebagai warga Indonesia yang baik. Kamu (Orang Muda Katolik) dengan iman Kekatolikanmu, yakni satu gereja Katolik, Kudus dan Apostolik, harus mampu mempertanggungjawabkan imanmu demi keselamatan banyak orang. Dengan momen ini kamu harus buka harapan yang baru untuk masa depan gereja Katolik di tengah tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Pitados Hyang Roh Suci. (TDR)

Related Posts

  • 85
    “Diutus Menjadi Garam dan Terang Bagi Masyarakat” Dibacakan/diterangkan pada hari Sabtu-Minggu, 6-7 Februari 2016     Saudara-saudariku yang terkasih Memasuki tahun 2016, umat Allah KAS telah memiliki ARDAS VII untuk periode 2016-2020. Dalam semangat ARDAS yang baru ini, kita ingin menapaki peziarahan iman, dengan bergotong royong memperjuangkan Peradaban Kasih melalui hidup bersama yang sejahtera, bermartabat…
    Tags: dan, yang, kita, dalam
  • 84
    Mempercayakan diri kepada Yesus yang berbelas kasih seperti Maria: “Lakukanlah apa pun yang Dia katakan padamu” (Yoh 2:5) Saudari-saudara terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia ke-24 memberi saya kesempatan khusus untuk mendekatkan diri kepada Anda, sahabat-sahabat terkasih yang sakit, dan kepada mereka yang merawat Anda. Tahun ini, karena Hari Orang Sakit akan dirayakan dengan khidmat di…
    Tags: yang, dan, kita
  • 83
    Dibacakan/diterangkan pada Malam Tirakatan atau Hari Raya Kemerdekaan Indonesia Rabu - Kamis, 16 - 17 Agustus 2017 “MENGEMBANGKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DAN KE-BHINNEKA TUNGGAL IKA-AN” Para sahabat muda, anak-anak dan remaja; para Saudari-saudara, Ibu, dan Bapak; serta para Rama, Bruder, Suster, Frater yang terkasih. Baru saja kita akhiri perhelatan besar Keuskupan Agung Semarang sebagai tuan rumah…
    Tags: dan, yang, kita, dengan, dalam