Perayaan Maria Assumpta, Pelindung Gereja Stasi Sidoharjo

HUT Sidoharjp (1)

Sidoharjo (LENTERA) – Gereja Katolik Stasi Santa Maria Assumpta Sidoharjo, Sragen mengadakan Perayaan Ekaristi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Stasi dan Peringatan Santa Maria diangkat ke surga, atau sering disebut dengan Maria Assumta, Minggu (18/08).

RD Yohanes Ari Purnomo memimpin Perayaan Ekaristi tersebut. “Bersama Bunda Maria Kita Wujudkan Syukur dengan Semangat Berbagi Untuk Kesejahteraan Masyarakat Multikultural,” menjadi tema yang diangkat dalam HUT Stasi Sidoharjo.

Sekitar 500 umat dan Pengurus Dewan paroki Sragen hadir dalam semarak kegiatan HUT. Bapak Ignatius Ibnu Sugiarto, ketua Dewan Pastoral Paroki Sragen dari perwakilan awam, dengan senyum yang sumringah memberikan sambutan yang menyemangati umat yang hadir. “… dalam berbagi, selalu ada yang baru untuk diberikan. Ungkapan ini adalah salah satu cara kita untuk selalu bersyukur atas apa yang kita terima dari kasih karunia Tuhan,” kata Ignatius Ibnu Sugiarto memberi kesan.

Dalam Misa Kudus, para petugas liturgi memakai pakaian bertema jawa. Hal yang unik yaitu pada liturgi Ekaristi, penari menjadi garda depan para petugas pembawa persembahan yang berpakaian punakawan yang melangkah maju menuju altar dengan diiringi lagu gending Ladrang Asmaranda.

Perayaan Ekaristi tersebut menjadi puncak rangakaian HUT Stasi Sidoharjo tahun 2019. Aneka kegiatan lomba yaitu lomba Futsal antar wilayah se-Paroki Sragen, Lomba Mewarnai dan melukis, lomba memasak tumpeng telah dilaksanakan seminggu sebelumnya.

Agustinus Darmadi, Ketua Panitia HUT, mengatakan bahwa hari ulang tahun dan pesta nama santa pelindung pada tahun 2019 tidak tepat pada minggu hari raya Maria Assumpta, namun demikian, perayaan bertepatan dengan peringatan HUT Proklamasi Indonesia ke 74. (Tgl)

Related Posts

  • 70
    Kehidupan iman umat tidak hanya sebatas liturgi saja. Masih kegiatan lain yang bersifat rohani lainnya seperti devosi, ibadat Sabda, sakramentali dan juga kegiatan amal kasih atau karitatif, sosial kemasyarakatan, pewartaan iman dan sebagainya. Iman umat bertumbuh, berkembang dan akhirnya berbuahmelalui prosespenghayatan iman, pengungkapan iman dan akhirnya sampai pada perwujudan iman. Namun begitu, liturgi menjadi bagian…
    Tags: kita, dan, liturgi, dalam, yang, untuk, dengan, gereja, umat, perayaan
  • 69
    SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2018 KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG Diterangkan/dibacakan pada hari Sabtu-Minggu, 10-11 Februari 2018 “MENGASIHI DENGAN KATA DAN PERBUATAN”. Yang sangat saya kasihi Anak-anak, Remaja, Kaum Muda, Ibu, Bapak, Frater, Suster, Bruder, dan para Rama. Berkah Dalem. Kita akan memasuki masa empat puluh hari sebelum Paskah (quadragesima) yang kita namakan Masa Puasa dan Pantang dalam…
    Tags: dan, yang, kita, hari, dengan, dalam, tahun
  • 67
      Ungkapan menjadi Gereja yang relevan dan signifikan sebenarnya bukanlah ungkapan yang baru. Dalam Arah Dasar Gereja Keuskupan Agung Semarang 2010-2015, kalimat ini menjadi semboyan yang kerap didengungkan. Lalu, bagaimana dengan Gereja Santa Perawan Maria di Fatima menghidupinya sampai sekarang. Menilik kembali makna signifikan dan relevan, kita bisa merenungkan sampai sejauh mana Gereja paroki kita memperjuangkannya.…
    Tags: dan, yang, gereja, dalam, dengan