Tirakatan HUT 62 Paroki Sragen : Menjalin Persaudaraan dan Persatuan

Tirakatan

Paroki Sragen (LENTERA) – Tirakatan HUT Paroki Sragen ke-62, Sabtu Sore (31/08), di halaman Gereja Paroki Sragen pun kembali mengundang warga RW VI Mageru lintas agama berbagi merayakan syukur atas berkat yang dilimpahkan oleh Tuhan.

Hadir dalam acara syukuran tersebut Romo Medardus Sapta Margana, Pr, Romo Yohanes Ngatmo, Pr, Romo Petrus Soeprijanto, Pr, Ketua RW IV Mageru,H. Suwarno, bersama warga RW. IV Kampung Mageru serta tokoh umat. Peristiwa ini menjadi ajang silaturahmi dalam rangka merawat kebersamaan dan kerukunan lintas agama yang sudah lama terjalin.Selain hiburan orgen tunggal, Grup Sholawat Rebana Al Hikmah Ngepringan, dari Karang tengah Sragen, mengisi tirakatan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Romo Ngatmo yang sebelumnya bertugas di Paroki Manokwari, Papua Barat, memperkenalkan diri bahwa dirinya adalah romo baru yang berkarya di Sragen dan sekaligus mohon doa kepada masyarakat yang hadiragar dapat melaksanakan tugas pelayanan pastoral dengan baik.

Romo Medardus Sapta Margana, Pr, mengucapkan terima kasih atas kehadiran warga dalam perayaan syukur, serta mengucapkan terima kasih karena Komunitas Pastoran Paroki Sragen telah diterima dengan baik oleh warga RW. IV Mageru.

Dalam sambutannya Bapak Suwarno, Ketua RW VI, mengucapkan profisiat atas ulang tahun Gereja Paroki Sragen, mengungkapkan bahwa acara seperti tersebutmerupakan salah satu cara merajut kebersamaan dalam silaturahmi, hormat-menghormati, dan meningakatkan toleransi antar agama sehingga persatuan dan kesatuan menjadi kuat.
Puncak Acara Tirakatan HUT Paroki Sragen ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Romo Sapta yang diserahkan kepada Ibu Siti dan Bapak Suwarno selaku perwakilan warga kampung Mageru. (dn)

Related Posts

  • 65
      Ungkapan menjadi Gereja yang relevan dan signifikan sebenarnya bukanlah ungkapan yang baru. Dalam Arah Dasar Gereja Keuskupan Agung Semarang 2010-2015, kalimat ini menjadi semboyan yang kerap didengungkan. Lalu, bagaimana dengan Gereja Santa Perawan Maria di Fatima menghidupinya sampai sekarang. Menilik kembali makna signifikan dan relevan, kita bisa merenungkan sampai sejauh mana Gereja paroki kita memperjuangkannya.…
    Tags: dan, yang, gereja, dalam, dengan
  • 60
    Paroki Sragen (LENTERA) – Paroki Santa Perawan Maria di Fatima Sragen memperingati Hari berdirinya Paroki Sragen setiap tanggal 2 September. Dalam suasana sukacita tersebut, Panitia Ad Hoc Hari Ulang Tahun ke-60 dan Hari Pangan Sedunia (HPS) Paroki Sragen, Wilayah Petrus dan Wilayah Gabriel menyelenggarakan acara Sarasehan Malam Tirakatan HUT Paroki Sragen, Sabtu, (2/9). Acara yang…
    Tags: sragen, paroki, dan, bapak, yang, warga, ketua, dalam, rw, romo
  • 60
    Segenap umat Katolik yang terkasih, Konferensi Waligereja Indonesia menyelenggarakan sidang tahunan pada tanggal 6-16 November 2017 di Jakarta. Sidang dimulai dengan hari studi yang mengangkat tema Gereja Yang Relevan dan Signifikan: Panggilan Gereja Menyucikan Dunia. Tema tersebut diolah dengan mendengarkan masukan para narasumber, didalami dalam diskusi kelompok, dipaparkan dalam rapat pleno, dan dilengkapi dengan catatan…
    Tags: dan, yang, dengan, di, dalam, gereja