Misa Malam Natal: Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang

Misa Malam Natal

Paroki Sragen (LENTERA) – Perayaan Ekaristi Malam Natal di Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen, Selasa (24/12) dipimpin secara konselebran oleh Mgr. Blasius Pujaraharja (Uskup Emeritus Ketapang) bersama Romo Yohanes Ngatmo, Pr dan Rm. Petrus Soeprijanto, Pr

Umat yang datang mengikuti Misa Natal sangat antusias, mereka hadir dan memenuhi seluruh bangku gereja bahkan meluber sampai keluar Gereja. Menjadi sangat istimewa lagi karena para petugas liturgi mulai dari Misdinar dan Paduan Suara yang mengiringi Misa Natal adalah mantan Mudika angkatan 1990, hal ini menjadi ajang reuni dan nostalgia bagi mantan para aktivis mudika 1990-an, meski usia sudah tidak muda, tetapi masih semangat dalam mengambil tugas untuk gereja.

Romo Yohanes Ngatmo, Pr dalam homilinya mengajak umat untuk melakukan “3S” (Senyum, Sapa, dan Salam) kepada siapa pun, mengingat tema Natal kali ini adalah “Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang.” Sukacita berasal dari kita sendiri, dibangun dari rumah, mulai dari senyum kepada keluarga. Denga adanya sukacita akan terlihat kasih karunia Allah meninggalkan kefasikan akan duniawi, demikian ungkap Romo Ngatmo.

Diakhir Misa,Bupati Sragen, Ibu Hj Kusdinar Untung Sukowati beserta rombongan Forkopimda Sragen hadir untuk menyapa dan mengucapkan Selamat Hari Natal kepada umat yang hadir serta mengajak untuk selalu menjaga kerukunan umat antar beragama .

Sebelum ditutup berkat meriah, Mgr. Blasius bercerita singkat tentang perjalanannya menjadi misionaris di Keuskupan Ketapang. Saya ini “Pendekar” alias pendek dan kekar,” katanya. Di usianya yang sudah sepuh, Mgr. Blasius masih semangat dalam melayani misa, retret, maupun rekoleksi. Mgr. Blasius berpesan: “Agar kita sebagai orang Katolik dapat hidup berguna bagi semua orang.”.(dn)

Related Posts

  • 71
    Hari Minggu ke-33 di Masa Biasa 19 November 2017 Marilah kita mencintai, bukan dengan kata-kata melainkan dengan perbuatan 1. "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran" (1 Yoh 3:18), Kata-kata rasul Yohanes ini menyuarakan perintah yang tidak boleh diabaikan oleh orang Kristen manapun. Kesungguhan dalam perintah…
    Tags: dan, yang, kita, orang, dalam, ini
  • 67
    KITA ADALAH SESAMA:  BERAWAL DARI KOMUNITAS JEJARING SOSIAL MENUJU KOMUNITAS INSANI Saudara dan Saudari yang terkasih, Sejak adanya internet, Gereja selalu berupaya mendorong pemanfaatannya untuk melayani perjumpaan dan membangun solidaritas antarpribadi. Saya sekali lagi ingin mengajak Anda untuk merenungkan fondasi dan makna mendasar tentang keberadaan kita yang terbentuk melalui relasi. Dalam konteks komunikasi dewasa ini yang…
    Tags: yang, dan, kita, untuk, dari, dalam, di, menjadi
  • 67
    Saudari-saudara terkasih, Pada bulan Oktober yang akan datang, Sidang Umum Biasa ke-15 dari Sinode Para Uskup akan membahas tema kaum muda dan secara khusus hubungan antara kaum muda, iman, dan panggilan. Dalam sidang itu, kita akan memiliki kesempatan untuk merenungkan lebih mendalam, di pusat hidup kita, panggilan kepada sukacita yang Allah anugerahkan kepada kita dan…
    Tags: kita, dan, yang, untuk, dalam