Anjangsana OMK Kevikepan Surakarta Rayon Timur

Kedawung (LENTERA) – Anjangsana OMK Rayon Timur Kevikepan Surakarta diadakan di Gereja Santo Yohanes Rasul Kedawung, Paroki Sragen pada hari Minggu (23/02) yang dihadiri OMK dari 5 Paroki (Sragen, Palur, Karanganyar, Jumapolo dan Gemolong).

Kegiatan diadakan dengan konsep acara outbond dan dinamika kelompok. Kegiatan ini dimulai pukul 09.30, dalam setiap kegiatan ada goals yang dituju dan disampaikan melalui tema yaitu “UNIC” (Unity In Christ). Arti dari tema ini sendiri yaitu Bersatu dalam Kristus dan yang jika disingkat mempunyai nilai filosofis “Unic : Unik” yang berarti setiap OMK di Rayon Timur memiliki keunikannya masing-masing. Harapan besar dari tema yang dipilih adalah agar nantinya setelah kegiatan Anjangsana, OMK setiap pengurus nantinya dapat kembali menghidupkan OMK nya masing- masing dengan segala keunikan, dinamika dan apapun hal yang ada di dalamnya.

Acara dibuka doa pembuka dilanjutkan sambutan Ketua Pelaksana dan Ketua Bidang 2 Dewan Pastoral Paroki Sragen. Perlahan, suasana hangat dan akrab mulai terbentuk dalam dinamika anjangsana ini. Setelah beberapa game kecil dan pembagian kelompok dengan nama- nama unik jajanan pasar, dilanjutkan Outbond di alas karet Kedawung. Walau harus berjalan dari Gereja Stasi menuju alas karet Kedawung, rasa lelah dan kesal justru terbayar dengan keseruan dan keasrian “view” yang ada di alas karet. Sistem outbond dibuat dengan konsep Game tiap pos, dimana terdapat 4 pos permainan dan 1 pos big game di akhir outbond. Masing- masing games tentunya memiliki refleksinya masing- masing. Nilai dari tiap games itu mulai dari komunikasi yang baik, melayani dengan hati, peduli, humanis dan saling memahami satu sama lain.

Berbeda saat berangkat, peserta kembali dari alas karet menuju Gereja bersama- sama naik mobil pick- up, tentunya dengan keamanan yang terjamin pula. Kebersamaan begitu terasa dalam momen ini. Kebersamaan semakin terasa ketika dinamika kelompok kecil pula dan closing, dimana terdapat sesi sharing antar OMK, mengenai apa yang menjadi keprihatinan tiap- tiap OMK lalu dibahas bersama bagaimana baiknya.

Acara terakhir adalah Perayaan Ekaristi bersama umat Stasi Kedawung yang dipimpin oleh Rm. Sebastianus Prasetya Aditama Nagara, Pr (Romo pendamping OMK Kevikepan Surakarta Rayon Timur). Usai ekaristi, rapat perwakilan OMK masing- masing guna membahas tuan rumah selanjutnya. Kegiatan Anjangsana ini menuai banyak keseruan dan pujian dari teman teman OMK Rayon Timur dan harapan dari Anjangsana ini benar- benar dapat terwujud. (OMK)

Related Posts

  • 66
    Malam pergantian tahun menjadi momen untuk bersyukur dan berefleksi atas pengalaman hidup setahun lalu. Momen ini menjadi kesempatan membuat resolusi atau niat-niat pembaruan diri satu tahun ke depan. Pribadi yang maju adalah pribadi yang mau berubah menjadi lebih baik. Berubah berarti ada unsur kebaruan di dalamnya. Sementara kebaruan memerlukan sikap…
    Tags: dan, yang, dengan, dalam, dari, di
  • 65
    Dibacakan/diterangkan pada Malam Tirakatan atau Hari Raya Kemerdekaan Indonesia Rabu - Kamis, 16 - 17 Agustus 2017 “MENGEMBANGKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DAN KE-BHINNEKA TUNGGAL IKA-AN” Para sahabat muda, anak-anak dan remaja; para Saudari-saudara, Ibu, dan Bapak; serta para Rama, Bruder, Suster, Frater yang terkasih. Baru saja kita akhiri perhelatan besar Keuskupan…
    Tags: dan, yang, dengan, di, dalam
  • 63
      Ungkapan menjadi Gereja yang relevan dan signifikan sebenarnya bukanlah ungkapan yang baru. Dalam Arah Dasar Gereja Keuskupan Agung Semarang 2010-2015, kalimat ini menjadi semboyan yang kerap didengungkan. Lalu, bagaimana dengan Gereja Santa Perawan Maria di Fatima menghidupinya sampai sekarang. Menilik kembali makna signifikan dan relevan, kita bisa merenungkan sampai…
    Tags: dan, yang, dalam, dengan