Archive for the Fokus Category
Belajar dari Perumpamaan Yesus
Oleh: C. Dwi Atmadi
Perumpamaan dalam arti yang sebenarnya adalah sebuah kisah pendek dari kehidupan sehari-hari yang dipakai sebagai perbandingan untuk menjelaskan ajaran tentang kebenaran, iman atau moral. Perbandingan yang dipakai sebagai perumpamaan dimaksudkan untuk memancing tanggapan aktif dari para pendengar. Unsur-unsur dalam perumpamaan dipakai untuk mendukung pesan utama yang mau disampaikan. Detail-detail perumpamaan kerap [...]
Seputar Ajaran Sosial Gereja
Oleh: C. Dwi Atmadi
Ajaran Sosial Gereja sebenarnya adalah ajaran Gereja yang diperuntukkan bagi kebaikan bersama (common good) dalam masyarakat, untuk mengarahkan masyarakat kepada kebahagiaan. Banyak orang menghubungkan surat ensiklik Bapa Paus Leo XIII, Rerum Novarum, tahun 1891, sebagai tanggapan Gereja Katolik yang nyata terhadap keadaan krisis sosial dunia. Namun sebenarnya, keberadaan ajaran sosial Gereja [...]
Pertemuan Paus Benediktus XVI dengan Anak-Anak Komuni Pertama
Mengakhiri Tahun Ekaristi, 15 Oktober 2005, di lapangan St. Petrus Vatikan, Paus Benediktus XVI mengadakan pertemuan dengan sejumlah anak yang baru dan yang akan menerima komuni pertama. Kepada tujuh anak diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada Sri Paus.
Disini ditampilkan 2 pertanyaan dan jawaban atas pertanyaan anak-anak tersebut.
ANDREA: Bapa Paus yang baik, apakah Bapak masih ingat [...]
Komunitas Rosario Pertobatan
Oleh: C. Dwi Atmadi
Apa dan Bagaimana Kerasulan Doa Rosario Pertobatan. Salah satu pesan penting Maria pada berbagai kesempatan penampakan diri Maria adalah tentang berdoa Rosario. Selain berdoa Rosario untuk perdamaian dunia dan Rosario bagi Keluarga, adalah terutama berdoa Rosario untuk pertobatan orang-orang berdosa. Doa itu termasuk Doa Rosario Santa Perawan Maria untuk Pertobatan, bila didoakan [...]
Misteri Paskah & Keluarga
Oleh: C. Dwi Atmadi
Ada banyak hal hal yang dapat diceritakan tentang hidup berkeluarga. Manis-pahitnya pengalaman sulit terlupakan: ketika menjadi pengantin yang cantik dan segar-bugar; ketika kelahiran anak pertama yang sangat menggembirakan sampai menetes air mata bahagia pada sang bapak yang sering kelihatannya sulit terharu; Ketika dibius oleh harapan dan cita-cita yang penuh suka-cita [...]
Mengenal Para Pahlawan Putra Gereja
Oleh: C. Dwi Atmadi
Menyambut Hari Pahlawan 10 November 2010, marilah kita merefleksi diri sambil mengenal para Pahlawan bangsa Indonesia yang sekaligus Putra Gereja Katolik. Dari mereka kita belajar semangat, spiritualitas dan keprihatinan- keprihatinan mereka terhadap bangsa dan negara Indonesia tercinta. Semoga dengan demikian kita lebih sadar akan tugas perutusan kita sebagai warga negara dan warga [...]
Persiapan Hari Pangan Sedunia 2010 Paroki Sragen
Oleh: Romo Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr
SEJARAH HPS
Sejarah peringatan Hari Pangan Sedunia bermula dari konferensi Food and Agriculture Oganization (FAO) ke 20, bulan Nopember 1976 di Roma yang memutuskan untuk dicetuskannya resolusi No. 179 mengenai World Food Day (Hari Pangan Sedunia). Resolusi disepakati oleh 147 negara anggota [...]
Menjelang Hari Pangan Sedunia: Perlu Perubahan Mindset
Menyambut Hari Pangan Sedunia 12 Okt 2010 Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Triwibowo Yuwono, menilai perlu perubahan mindset di bidang pertanian. Alasannya, pemerintah hingga saat ini belum memperlihatkan keberpihakan yang cukup untuk sektor ini. Jika mungkin, bahkan perlu dilakukan gerakan untuk para perumus kebijakan di bidang ini. Hal itu terlihat dari anggaran pada APBN [...]
Belajar dari Kitab Mazmur
Oleh: C. Dwi Atmadi
Bulan September merupakan Bulan Pembelajaran Kitab Suci bagi Gereja Katolik di Indonesia, dan khususnya di Keuskupan Agung Semarang. Setiap bulan September diadakan pendalaman kitab suci tematis, yang bahan-bahannya disediakan oleh Komisi Kerasulan Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang. Seluruh umat setiap minggu berkumpul untuk mengenal, membaca, dan mendalami kitab suci, yang menjadi sumber [...]
ALTAR Fokus Interior Gereja
Oleh: C. Dwi Atmadi
Di dalam Gereja, selayaknya altar menjadi fokus, biasanya karena mudah terlihat bukan terutama karena bentuknya. Altar biasanya sederhana, sehingga tidak menarik karena bentuknya. Mudah terlihat karena dapat dengan langsung tanpa halangan terlihat oleh mata orang, baik kalau ia sedang berdiri atau duduk.
Biasanya altar ada di ketinggian level lantai 6 (2 [...]
Pendidikan Yang Mandiri
Oleh C. Dwi Atmadi
Negara melalui UU itu membebani warga negara dalam beaya pendidik-an. Padahal menurut UUD 1945 pendidikan merupakan hak warga negara seka¬ligus kewajiban negara untuk mencer-daskan rakyat. Pembatalan itu merupakan upaya mengembalikan peran dan tanggung jawab negara.
Kekacauan pendidikan kita mengindikasikan bahwa ada ketidakberesan. Negara tidak lagi menjadi ’rumah’ yang menentramkan. Represi kebijakan justru dilanggengkan [...]
KOMENTATOR: Mempermudah Peran Serta Umat
Oleh: C. Dwi Atmadi
Kehadiran komentator atau MC dalam perayaan Ekaristi masih belum lazim. Buku Pedoman Umum Misale Romawi (PUMR) no 105 b menyebutkan tentang komentator sebagai berikut: ”Bila diperlukan, komentator memberikan penjelasan dan petunjuk singkat kepada umat beriman, supaya mereka lebih siap merayakan ekaristi dan memahami dengan lebih baik. Petunjuk-petunjuk itu harus disiapkan, dirumuskan dengan [...]
L’Abbe Pierre: EKARISTI adalah Sakramen Kehadiran yang luar biasa
Oleh C. Dwi Atmadi
L’Abbe Pierre atau nama aslinya Henri Groués adalah seorang imam Kapusin. Setelah ditahbiskan menjadi imam tahun 1938 di Lyon Perancis, Pastor Pierre yang pernah terlibat dalam menyelamatkan orang-orang Yahudi ke Swiss, mendirikan sebuah paguyuban ”Emaus: yang mengurus orang-orang miskin dan mengungsi pada tahun 1949.
Liturgi: Perlu Persiapan, Pelaksanaan & Buah yang Baik
Oleh: C. Dwi Atmadi
Untuk acara apa pun, persiapan yang baik biasanya menghasilkan pelaksanaan yang baik pula. Dan pelaksanaan yang baik diharapkan menghasilkan buah yang baik juga. Begitu juga dengan perayaan liturgi.
Banyak umat merasa liturgi di Gereja terasa begitu kering dan tidak menarik. Salah satu penyebabnya adalah masa persiapan yang kurang atau bahkan tidak memadai. Ada [...]
Sakramen Tobat dan Penyegaran Relasi
Oleh : C. Dwi Atmadi
Kalau ada hidup bersama pasti ada realitas konflik, ini tak dapat disangkal. Kalau tak pernah ada konflik maka lebih cocok kalau orang-oranya digiring ke rumah sakit jiwa. Memang, rasul Yohanes berkata, ’Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada pada kita [...]
Cara Berpastoral adalah Kebudayaan
Oleh: C. Dwi Atmadi
Pada bulan Februari tahun ini ada dua perayaan yang biasanya perlu dicermati bagaimana pelaksanaannya, yaitu Imlek dan Valentine. Keduanya melibatkan bagaimana strategi pastoralnya harus dipertimbangkan beserta tata laksananya.
Kebudayaan mempengaruhi strategi berpastoral. Pengaruh ini bisa sangat luas dan mendalam. Kebudayaan tidak hanya mempengaruhi isi tetapi juga proses penggembalaan. Cara berpikir dan [...]
Manusia & Planet Bumi
Oleh: C. Dwi Atmadi
Umumnya orang tidak peduli dengan isu pemanasan global dan berbagai persoalan lingkungan lainnya. Ada banyak keterangan untuk menjelaskan mengapa mentalitas ini terjadi. Cara berpikir orang hanya pendek, kalau tidak ada gangguan yang menimpa langsung pada diri sendiri atau orang lain yang ada di dekatnya, orang tidak akan tersentak. Ketika [...]
Merayakan Natal Sebelum 25 Desember ?
C. Dwi Atmadi – Kebiasaan merayakan Natal pada 25 Desember adalah suatu tradisi sejak abad IV, karena pada tanggal tersebut orang-orang Romawi (kafir) biasa merayakan kelahiran ”Sol Invincibilis” (=Matahari yang tak terkalahkan).
Tanggal tersebut bertepatan dengan peralihan musim gugur ke musim dingin serentak saat dimulainya siang yang lebih panjang daripada malam. Suatu kemenangan matahari atas [...]