Adven 2009 : Syukur atas Habitus Baru , Bertekad Bulat Mewujudkan Pembaruan Hidup Beriman

Keuskupan Agung Semarang (KAS) telah menetapkan tahun 2010 sebagai Tahun Syukur atas pelaksanaan ARDAS KAS 2006-2010. Tahun Syukur ini dimaksudkan untuk mensyukuri, sekaligus untuk berefleksi dan berevaluasi atas segala sesuatu yang telah dilaksanakan dan dicapai dalam gerakan hidup menggereja di KAS, demi perkembangan dan kemajuan selanjutnya.

Refleksi dan evaluasi ini berkaitan dengan upayanya untuk menjadikan keluarga sebagai basis hidup beriman serta melibatkan anak-anak, remaja, dan kaum muda dalam pengembangan umat. Upaya ini tidak dapat dilepaskan dari niat baik untuk mengembangkan semangat berbagi terhadap yang kecil, lemah, miskin
dan tersingkir serta melestarikan keutuhan ciptaan. Gerakan hidup menggereja di KAS juga ditandai dengan upayanya mewujudkan gereja yang kredibel (dapat dipercaya), dengan mengembangkan semangat transparansi (terbuka) dan akuntabilitas (dapat dipertanggungjawabkan) di segala bidang kehidupan berparoki, baik yang menyangkut pengelolaan harta benda, administrasi kantor, maupun tata penggembalaan. Aneka pedoman yang jelas dan menjadi tolok ukur berparoki dibuat untuk mendukung kehidupan gereja KAS yang kredibel, misalnya Pedoman Dasar Dewan Paroki, Pedoman Pelaksanaan Dewan Paroki, Pedoman Keuangan dan Akuntansi Paroki, Pedoman Kekaryawanan paroki, dan sebagainya.

Masa Adven sebagai tahun baru liturgi dan masa penantian juga ditempatkan dalam kerangka tahun syukur KAS. Masa penantian yang diwarnai dengan rasa syukur serta refleksi dan evaluasi ini menjadi proses penyadaran umat beriman di KAS, baik hidup menggereja maupun memasyarakat. Proses penyadaran ini dilaksanakan dengan cara memperdalam pengetahuan atau pemahaman agar umat mampu mempertanggungjawabkan imannya ketika berjumpa dengan orang lain, baik yang seiman maupun tidak seiman. Itulah sebabnya bahan Adven 2009 lebih menitikberatkan pada proses pembelajaran dengan cara mendalami bahan, berdiskusi, dan menggali informasi sebanyak-banyaknya agar pengetahuan atau pemahaman umat menjadi utuh. Pembelajaran ini dapat dilakukan, baik di tingkat lingkungan maupun blok atau rukun umat.

Tema Adven 2009 adalah SYUKUR ATAS HABITUS BARU, BERTEKAD BULAT
MEWUJUDKAN PEMBARUAN HIDUP BERIMAN, yang diolah dalam empat sub tema, yaitu:
1) Makna Adven,
2) Tanggungjawab Keluarga dalam Gereja
3) Panggilan Keluarga dalam Mewujudkan iman di Masyarakat
4) Meneladan Maria dalam pembaruan hidup beriman.

Sub tema pertama dibahas dengan maksud agar umat lebih memahami Adven itu sendiri dan segala sesuatunya yang berhubungan dengan Adven. Kata keluarga dalam sub tema kedua dan ketiga ditampilkan karena ingin menempatkan ketiga fokus pastoral, yaitu keluarga, anak-remaja, dan kaum muda, sebagai satu kesatuan sebagai keluarga. Keluarga yang terdiri dari ayah-ibu, anak-remaja, dan kaum muda. Sub tema keempat menampilkan Maria karena menjadi sosok teladan yang melaksanakan kehendak Allah dengan sepenuh hati “Niat Ingsun” dan sekaligus mengingatkan kembali akan devosi umat kepada Maria.

Akhir kata, selamat memasuki Tahun Syukur KAS dengan semangat bersyukur serta berefleksi dan berevaluasi bersama demi masa depan yang lebih indah bagi gereja KAS.

Komkat Keuskupan Agung Semarang

Sumber: Panduan Adven 2009
Keuskupan Agung Semarang

Be the first to comment

Leave a Reply