Sikap dan Semangat Tobat sebagai Jiwa Gerak Langkah Paroki Sragen

Oleh: Rm. Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr – Para pembaca LENTERA yang terkasih, baru saja terlaksana di paroki kita proses reorganisasi kepengurusan dewan paroki. Dan Tanggal 29 November yang lalu para pengurus dewan paroki hasil proses reorganisasi tsb sudah dilantik. Kita berharap para pengurus dewan paroki periode 2010-2012 bisa menjalankan tugas dengan baik dan gembira.

Dalam upaya pelaksanaan tugas dan pelayanan yang semakin baik, dewan paroki terpilih didampingi oleh Tim dari Kevikepan Surakarta merumuskan visi dan misi. Visi misi tersebut dirumuskan berdasarkan situasi konkret paroki sragen dengan segala potensi dan keprihatinannya. Dan diharapkan dengan adanya visi misi ini gerak langkah umat Allah paroki Sragen menjadi semakin kompak dan terarah.

Pada periode dewan paroki ini visi yang akan dicapai adalah: Umat Allah Paroki Santa Perawan Maria di Fatima di Sragen semakin setia sebagai murid Yesus dalam pewartaan untuk membangun sikap dan semangat tobat bagi umat beriman seturut ajakan Bunda Maria.

Dan dari visi tersebut ditentukan misi yang akan dilakukan:
1. Menjadi murid yang setia terhadap tradisi Gereja Katolik dalam karya pewartaan.
2. Terbuka membangun sikap dan semangat tobat di antara umat beriman bersama semua orang yang berkehendak baik.
3. Membangun kebiasaan di antara umat beriman memberi penghormatan kepada Santa Perawan Maria di Fatima.
4. Menumbuhkembangkan semangat rela berkorban, berbagi dan peduli sebagai perwujudan rasa syukur umat beriman.

Agar visi misi bisa direalisasikan maka dirumuskan pula tujuan paroki untuk satu tahun ke depan ini. Gerakan membangun sikap dan semangat tobat menjadi pilihan tujuan kita. Oleh karena itu seluruh rencana kegiatan yang akan dilaksanakan mengarah pada gerakan membangun sikap dan semangat tobat ini.

Para pembaca LENTERA yang terkasih, saya rasa kita tidak perlu menunggu untuk melaksanakan tujuan paroki sampai selesainya program kerja dewan paroki dibuat. Saat ini dalam masa adven dan natal, kita bisa memulainya. Tema sarasehan adven dan natal tahun ini bisa kita gunakan sebagai pijakan untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan paroki kita. Apalagi kita tahu bahwa gerakan pertobatan merupakan bagian yang intergral dalam diri umat beriman. Kita bisa memulainya dengan hal-hal yang sederhana, misalnya seperti yang disepakati oleh para pengurus dewan: rapat tepat waktu. Tentunya para pembaca LENTERA masih ingat bahwa sampai saat ini dan seterusnya kita masih berada dalam upaya membangun habitus baru dengan meninggalkan habitus lama. Pertobatan adalah gerakan yang sama, membuang manusia lama menjadi manusia baru.

Upaya tersebut pada waktu ini akan kita lakukan bersama-sama secara lebih terorganisis dengan harapan hasilnya semakin lebih nyata dan terwujud dalam kebersamaan sebagai Gereja di Sragen. Semoga kita mampu menggapai mimpi bersama menjadi murid Yesus yang semakin setia.***

Be the first to comment

Leave a Reply