Paguyuban Penyantun Asih Putra Sragen serahkan bantuan dana pendidikan kepada 64 siswa

webParoki Sragen (LENTERA) – Perayaan Natal Paguyuban Penyantun Asih Putra Sragen, Minggu (24/01) diwarnai dengan penyerahan bantuan dana pendidikan kepada 64 siswa sekolah (SD: 22 anak, SMP: 22 anak, SMA-SMK: 20 anak) bertempat di Aula SMP Saverius Sragen. Mereka yang menerima bantuan dana pendidikan adalah putra-putri dari keluarga kurang mampu yang ada di paroki Sragen.

Selain dihadiri para anak asuh PP. Asih Putra dan pendampingnya, acara ini juga dihadiri oleh Romo Paroki Sragen: Romo Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr; para Donatur/Penyandang Dana Pendidikan, baik perorangan/kelompok (50 donatur); para Ketua Bidang Dewan Paroki Sragen, Tim Kerja Pendidikan Paroki Sragen dan tentunya 15 orang pengurus PP. Asih Putra.

Acara diawali dengan doa Pembuka oleh Bp. Y. Sukimin, sedangkan renungan Natal disampaikan oleh Frater Kurnia Andrianto. Perayaan Natal Pengurus PP. Asih Putra bersama anak asuh dan para donator ini bertujuan meningkatkan religiusitas dan  mempertebal iman, sehingga terjalin  rasa kekeluargaan dan kebersamaan diantara para pengurus, anak asuh dan donatur.

Yang mendapat dana PP Asih Putra semester genap tahun 2010 ini sebanyak 64 anak yang terdiri dari siswa SD: 22 anak; siswa SMP 22 anak; siswa SMA 20 anak. Dana ini digunakan untuk membiayai sekolah mereka selama 1 semester. Selain itu juga ada penyerahan hadiah beasiswa bagi para siswa yang berprestasi berdasarkan jumlah nilai sekolah. Yang mendapat hadiah ini ada 6 siswa, terdiri dari SD Juara 1 & 2; SMP Juara 1 & 2 SMA-SMK Juara 1 & 2.

Paguyuban Penyantun Asih Putra dibentuk oleh Tim Kerja Pendidikan Dewan Sragen 10 tahun yang lalu dan bertujuan untuk membantu anak-anak sekolah dari keluarga kurang mampu di Paroki Sragen. Selama 10 tahun ini PP. Asih Putra telah berkarya dan banyak membantu anak-anak melanjutkan sekolah mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK. Untuk tahun ini sebanyak 72 anak telah terdaftar menjadi anak asuh, bahkan tak hanya warga paroki Sragen, tapi juga non Paroki Sragen juga telah mendapatkan bantuan biaya sekolah ini. Syarat menjadi anak asuh adalah menunjukkan Surat pengantar dari Ketua lingkungan masing-masing dan juga melampirkan fotocopy Raport anak tersebut.

Sedangkan dana pendidikan yang didapat berasal dari para donatur baik dari kelompok, paguyuban, lingkungan, komunitas maupun donatur perseorangan. Syukur kepada Tuhan hingga saat ini masih banyak umat yang peduli dan berbaik hati setiap bulan menyisihkan rejekinya kepada anak-anak asuh untuk melanjutkan pendidikan. Ini menjadi semacam gerakan berbagi dan peduli, dari umat dan untuk umat.

Bp. Joko Darmono, Ketua Dewan Paroki Sragen mengatakan bahwa kegiatan PP.Asih Putra sangat bagus sekali dan perlu ditingkatkan lagi pelayanannya. Sebagai ungkapan tahun syukur, pak Joko mengajak para umat untuk meningkatkan penggalangan dana pendidikan bagi anak-anak dan berharap semakin banyak umat yang peduli dan terlibat menjadi donatur bagi anak-anak. Sedangkan bagi anak-anak penerima dana pendidikan diajak untuk lebih bersemangat dan meningkatkan belajarnya agar berprestasi karena mereka adalah harapan Gereja dan masyarakat, hal ini untuk mempersiapkan generasi pengembangan iman di masa mendatang.

Romo Issri, selaku Romo Paroki Sragen pada kesempatan itu mengajak anak-anak mendoakan para donator sebagai ungkapan syukur dan terima kasih. Demikian juga para donatur juga diajak mendoakan anak-anak asuh supaya berhasil dalam menyelesaikan pendidikannya. Romo Issri berharap agar kegiatan ini tidak berhenti disini saja, kalau perlu anak asuh dibuat jadwal doa bersama di Gua Maria sebagai ungkapan syukur. Diakhir acara Romo Issri mengajak anak-anak maju ke depan untuk bernyanyi bersama lagu “Srengenge nyunar. Acara ini ditutup dengan doa penutup oleh Bp. P. Suharso.(dn)