HUT Wilayah & Pelindung Gereja Wilayah Sidoharjo

Sidoharjo, Sragen (LENTERA) – Umat Wilayah Bartolomeus Sidoharjo, Minggu (15/8) merayakan Ulang Tahun Wilayah Sidoharjo sekaligus merayakan Santa pelindung Gereja Katolik Wilayah Sidoharjo yakni Santa Maria Assumpta.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari. Sabtu (14/8) tepatnya pukul 20.00 WIB malam Minggu diadakan acara Sarasehan Wedangan di Gereja Wilayah Sidoharjo. Adapun yang menjadi narasumber adalah Bp. RAJ. Wijoyo dan dibantu oleh sesepuh serta tokoh-tokoh umat Katolik di wilayah Sidoharjo. Sarasehan ini mengambil tema: ”Mengapa Gereja Wilayah memilih Santa Maria Assumpta sebagai Pelindung?”

Dalam sarasehan ini begitu banyak hal yang bisa dikupas oleh narasumber yang membuat umat yang hadir bisa terbuka pikiran maupun hatinya tentang mengapa mengambil Santa Maria Assumpta sebagai pelindung Gereja Wilayah Sidoharjo.

Sarasehan ini dipandu oleh Bp. G. Mulyono dari lingkungan Cornelius Karanganyar dan agar tidak membosankan ditampilkan hiburan organ tunggal.  Acara ini dihadiri  sekitar 125 umat Katolik di Wilayah Sidoharjo.

Sarasehan diakhiri pukul 23.00 WIB dengan doa penutup oleh Bp. Y. Sukimin serta diberkati oleh Romo Christophorus Tri Wahyono Djati Nugroho, Pr yang berkenan hadir dalam acara tersebut.

Misa Syukur

Perayaan Ulang Tahun Wilayah dan Pelindung Gereja Sidoharjo dilanjutkan dengan perayaan ekaristi di Gereja Katolik Santa Maria Assumpta Wilayah Sidoharjo Sragen, Minggu (15/8) pukul 16.30 WIB yang dipimpin oleh Romo Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr bersama Romo Vincentius Bondhan Prima Kumbara, Pr. Sedangkan dengan petugas liturgi adalah seluruh pengurus Gereja Wilayah Bartolomeus Sidoharjo Sragen dengan diiringi Gamelan. Petugas persembahan diambilkan dari anak-anak PIA-PIR yang diawali oleh tari-tarian yang juga dari anak-anak PIA-PIR Sidoharjo.

Dalam homilinya, Romo Issri mengajak umat untuk meneladani Ibu Maria yang sudah menyerahkan jiwa raganya untuk Tuhan. Adapun Misa Syukur ini dihadiri oleh seluruh umat Katolik Wilayah Bartolemus Sidoharjo, ditambah para undangan, antara lain Dewan Paroki Sragen Suster, Ketua Wilayah dan Ketua Lingkungan se-paroki Sragen serta para umat dari wilayah lain yang biasa mengikuti ekaristi di Gereja Sidoharjo.

Untuk menampung umat yang hadar, pengurus menyiapkan dua kajang atau tenda sebanyak dua buah dan penambahan kursi 200 buah. Ternyata antusias umat cukup besar hingga meluber di halaman depan dan halaman gereja.

Untuk melengkapi misa syukur, pengurus wilayah menyiapkan sebuah tumpeng yang cukup besar dan pemotongan tumpeng oleh Romo Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr dilanjutkan makan bersama seluruh umat serta diiringi hiburan dorgen tunggal.(Sdhj)