Perayaan HUT ke-53 Paroki Sragen

IMG_4999_resizeParoki Sragen (LENTERA) – Tanggal 2 September kemarin adalah HUT Paroki Sragen ke-53. sebagai bentuk syukur, malam sebelumnya, Rabu malam (1/9) secara serentak umat di 48 lingkungan se paroki Sragen mengadakan malam tirakatan di lingkungan masing-masing.

Tirakatan berupa sarasehan mengenal dan mencermati sejarah. Diskusi bersama mengenal apa dan siapa saja yang berperan dalam proses lahir, tumbuh dan berkembangnya umat. Hal-hal apa saja yang perlu untuk dikembangkan dalam lingkungan? Bagaimana itu diupayakan/diwujudkan? Bagaimana lingkungan ikut berperan dalam mengembangkan Paroki dalam segala aspeknya (baik soal penghayatan iman, keterlibatan, jumlah umat maupun teritori/wilayah).

Kamis (2/9) umat terlihat datang memenuhi Gereja Paroki Sragen untuk mengikuti Misa HUT Paroki Sragen Ke-53. Misa tersebut dipimpin oleh Romo Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr sedangkan petugas liturgi adalah Tuim gabungan dengan iringan musik Campursari Sragenan.

Dalam homilinya, Romo Issri mengungkapkan bahwa Paroki Sragen adalah paroki yg dinamis karena banyak kegiatan & umat yg terlibat dalam hidup menggereja. Moment HUT Paroki Sragen adalah saat yang tepat untuk Duc In Altum (bertolak lebih dalam & menebarkanlah jala) bagi perkembangan gereja. Harapan ke depan adalah di Kabupaten Sragen tidak hanya ada satu paroki tapi bisa berkembang & muncul paroki baru. Untuk mencapai hal itu diperlukan kesungguhan niat dan keterlibatan seluruh umat.

Di akhir Misa HUT tersebut diwarnai dengan Pemotongan dua tumpeng oleh Romo Issri dan diserahkan secara simbolis kepada wakil OMK Sragen. Usai misa diadakan acara syukuran sederhana, umat terlihat berkumpul dan bersilahturahmi, makan lesehan bersama lesehan di halaman gereja paroki sambil menikmati hiburan musik campursari.(dn)