Rekoleksi Legio Maria Paroki Sragen

legioParoki Sragen (LENTERA) – Sekitar ± 100  orang anggota Legio Maria Paroki Sragen, Rabu (17/11) mengikuti Rekoleksi. Adapun peserta rekoleksi terdiri dari seluruh anggota Legio Maria dari 3 Kuria: Kuria Bunda Penenbus, Kuria Bunda Penolong dan Kuria Bunda Perawan Suci. Kegiatan ini bertempat di Aula SMP Saverius Sragen, Kegiatan ini sesuai dengan Program Kerja Legio Maria tahun 2010 yang sudah terprogram bulan juli lalu. Rekoleksi Legio Maria ini dengan mengambil tema: ”Maria: Teladan dalam hidup beriman.” Dengan menghadirkan narasumber: Romo Christophorus Tri Wahyono Djati Nugroho, Pr.

Rekoleksi dimulai pukul 09.00 WIB, dibuka oleh Ketua Panitia penyelenggara Bp. Antonius Katmin dalam Doa Tesera lengkap dan dilanjutkan oleh Bp. Petrus Suharso sebagai Koordinator 3 Kuria dengan penjelasan hal devosi. Apa itu devosi? Devosi dari bahasa latin; devotio artinya “Penghormatan”.

Selanjutnya acara utama rekoleksi langsung disampaikan oleh Romo Tri Wahyono Djati Nugroho, Pr pada pukul 10.00 WIB. Beberapa hal penting yang disampaikan Romo Djati, hidup adalah suatu perjuangan. Tujuan hidup agar keputusan kita tidak di luar rel hidup, yaitu mengabdi dan melayani Allah. Kita bisa belajar dari pengalaman tokoh Abraham: Manusia yang luhur budinya dipilih oleh Allah menjadi Bapa semua orang beriman. Tokoh selanjutnya adalah Maria: Bunda Yesus, bunda semua orang beriman, berkat kurnia Allah, berkat pembhaktiannya yang sempurna kepada Allah. Keturunannya adalah mereka yang dengan penuh keyakinan menerima Yesus dalam hidupnya.

Bahan sharing: Apa yang menggerakkan anda ikut bergabung dalam Devosi Legio Maria? Keteladanan Maria dalam hal apa bisa anda rasakan? Apa dampak yang dirasakan dengan mengikuti kegiatan Legio Maria?

Rekoleksi Legio Maria ini ditutup dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Romo Djati pada pukul 12.00 WIB. (LM)