Tuntunan Warga Paroki Sragen dalam PILKADA Kabupaten Sragen 2011

Pilkada-Kabupaten-Sragen-2011PILKADA (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Sragen 2011 diikuti 5 pasang calon Bupati dan Wakil Bupati dan rencananya pemilihan ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu (19/03). Pada hari itu seluruh warga di Kabupaten Sragen akan menentukan hak pilihnya dalam memilih pasangan calon Bupati Sragen dan Wakil Bupati Sragen yang akan memimpin kabupaten Sragen selama 1 periode. Tentunya semua warga Sragen berharap 5 tahun ke depan Kabupaten Sragen semakin maju dan berkembang menuju ke arah yang lebih baik.

Sehubungan dengan hal tersebut, berikut tuntunan bagi umat Katolik warga paroki Sragen dalam mengikuti pesta demokrasi tersebut:

Sesuai dengan hasil Sidang KWI November 2010 yang menyatakan hal yang mendesak dalam menata hidup bangsa, (khususnya dalam hal ini di Kabupaten Sragen) kami mengajak anda memilih para pemimpin yang komitmen dalam:

  • Pemberantasan Korupsi
  • Pengentasan Kemiskinan
  • Pengembangan Toleransi Atas Dasar Kasih
  • Penegakkan Hukum Yang Berkeadilan

ISU UTAMA YANG PERLU DIPERHATIKAN ADALAH :

NKRI: Menjaga keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

PANCASILA: berasaskan Pancasila yang menghormati nilai-nilai bangsa yang ber Bhinneka Tunggal Ika dengan saling toleransi dalam perbedaan

UUD 1945: berlandaskan dan bersemangatkan UUD 45

PLURALITAS: Menghargai dan menerima perbedaan baik suku, agama, golongan dan Ras

KEBEBASAN BERAGAMA: Menjamin kebebasan setiap warga negara untuk memeluk dan menjalankan agama sesuai keyakinannya

MINORITAS: Menjaga dan melindungi kaum minoritas dalam menjalankan hak-haknya sebagai bagian dari  bermasyarakat Sragen

EKONOMI-KESEJAHTERAAN UMUM: Memperjuangkan ekonomi kerakyatan sehingga tercapainya kesejahteraan umum, khususnya di Kabupaten Sragen

PENDIDIKAN: Memperjuangkan pendidikan yang layak, murah dan bermutu bagi setiap warga negara

HUKUM: Menjalankan tugas sesuai hukum dan menghormati hukum yang berlaku di negara

HAM: Menghormati dan menghargai HAM (Hak Asasi Manusia) setiap warga Negara tanpa paksaan dan intimidasi

LINGKUNGAN HIDUP: Menjaga lingkungan hidup, khususnya di Kabupaten Sragen sehingga tetap ASRI (Aman Sehat, Rapi dan Indah) sehingga nyaman dan kondusif untuk ditinggali dan dikunjungi

TENTUKAN PILIHAN ANDA SESUAI DENGAN HATI NURANI DAN BEBAS DARI SEGALA PAKSAAN

SUARA HATI/HATI NURANI
Sesuai dengan Dokumen Konsili Vatikan II yaitu Konstitusi tentang Gereja di dunia masa kini, hendaklah anda memilih sesuai dengan hati nurani, karena:

–    Dalam lubuk hati nurani, manusia menemukan hukum yang harus ditaati. Hukum itu Allah yang menulisnya.

–    Suara hati selalu berseru untuk mencintai dan melaksanakan yang baik serta menghindari yang jahat.

–    Hati nurani: inti manusia yang paling rahasia; sanggar suci, di situ manusia seorang diri bersama Allah yang sapaan-Nya menggema dalam batinnya.

–    Berkat kesetiaan terhadap hati nurani umat kristiani bergabung dengan sesamanya mencari kebenaran.Dalam kebenaran itu memecahkan sekian banyak persoalan moral baik dalam hidup perorangan maupun dalam masyarakat.

–    Semakin besar pengaruh hati nurani yang sehat, semakin jauh pula pribadi maupun kelompok menghindar dari kemauan yang membabi buta, dan semakin berusaha mematuhi norma-norma kesusilaan.

–    Kebiasaan berbuat dosa mengakibatkan hati nurani menjadi buta.

KEBEBASAN

–    Kebebasan yang sejati adalah tanda yang mulia gambar Allah. Sebab Allah menyerahkan kepada manusia keputusannya sendiri dalam mencari dan mengabdi-Nya.

–    Sebagai manusia dituntut sesuai martabatnya untuk bertindak menurut pilihannya yang sadar dan bebas

–    Sadar dan bebas berarti digerakkan dan didorong secara pribadi dari dalam, bukan karena rangsangan hati yang buta atau karena paksaan dari luar.

–    Sesuai martabatnya manusia mengejar tujuan hidupnya dengan bebas, memilih apa yang baik dan tepat guna serta bebas dari segala penawanan nafsu.

–    Kelak manusia harus mempertanggungjawabkan hidupnya sesuai dengan perbuatan baik maupun jahat yang dipilihnya secara bebas.