Paguyuban Karawitan Pamulih Asih: Pewartaan lewat Inkulturasi Budaya

231065_1814457273437_1000220680_31604756_1554697_nParoki Sragen (LENTERA) – Pewartaan lewat Inkulturasi Budaya, demikian bunyi satu dari antara sekian banyak Program Kerja Tim Kerja Bidang Liturgi & Peribadatan Dewan Paroki Santa Perawan Maria di Fatima Sragen pada tahun 2011. Target yang dicapai 100% sukses pewartaan melalui Siaran Jogja TV. Penanggung jawab kegiatan adalah: Tim Kerja Musik Liturgi, bekerja sama dengan Tim Kerja Komsos Paroki Sragen.

Seperti yang telah kita lihat bersama bahwa Karawitan Pewartaan yang bernama:“PAMULIH MARGANINGSIH” (biasa disebut “PAMULIH ASIH”) ini sudah masuk siaran di Jogja TV. Tayangan perdananya  hari Rabu (18 dan 25 Mei) Jam: 16.30 WIB. Dan juga dapat dilihat kembali pada tayangan “Langen Laras” Jogja TV pada jam 10.30 setiap hari.

Dengan melibatkan puluhan pangrawit dan puluhan vokalis. Pengambilan gambar dilaksanakan di auditorium RSPD Kabupaten Sragen, yang juga dihadiri oleh para tamu undangan (Dewan Paroki) dan tamu undangan yang lain serta penonton dari para siswa/siswi sebuah SMK Swasta di Kabupaten Sragen,  Sabtu (7/5). Ketika  Lentera meliput siaran ini, mendapati satu maskot pangrawit yunior bernama: Patrik Maretra Widanna, siswa kelas 6 SD Santo Fransiskus Sragen yang masih imut sebagai penabuh saron. Karawitan Pewartaan ini dipimpin oleh : Bp. Prastowo. Dilatih oleh beberapa sarjana seni karawitan antara lain: Bp. Sigit Suwandi, Ibu Nanik Huparti dan Bp. Sugino,S. Kar serta  didukung oleh para relawan/relawati. Karena terbatasnya  waktu hanya sekitar dua bulan untuk persiapan berlatih sampai pada hari pelaksanaan pengambilan gambar.

Dengan ditayangkannya Karawitan Pewartaan “PAMULIH MARGANINGSIH” di Jogja TV. Berarti satu  dari antara sekian banyak program kerja Dewan Paroki St. Perawan Maria Di Fatima Sragen tahun 2011 sudah terlaksana.

Bagi para penggemar musik/seni karawitan bisa bergabung dengan Paguyuban Karawitan Pewartaan “PAMULIH MARGANINGSIH” dengan mengikuti latihan pada hari Rabu dan Jumat, waktu menyesuaikan keadaan. Semoga dengan tayangan perdana di JogjaTV. Semakin banyak generasi muda yang tertarik pada musik/kesenian Jawa khususnya karawitan untuk berliturgi.

Sesuai  dengan rencana/program “PAMULIH MARGANINGSIH” di masa mendatang dapat membentuk pangrawit pemula dari PIAR dan OMK. Dengan demikian melalui inkulturasi budaya, kita semakin dapat mewartakan kabar suka cita paskah pada setiap orang. Profisiat “GBU Pamulih Asih”. (P.Wid/GKrT)