66 Anak Sambut Komuni I

Paroki Sragen (LENTERA) – Bertepatan dengan Hari Raya Tubuh & Darah Kristus, Minggu (26/06) di Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen, sebanyak 66 anak telah melaksanakan prosesi penerimaan Komuni I. Sebenarnya yang mendaftarkan ada 71 anak akan tetapi akhirnya hanya 66 anak yang bisa sambut Komuni I.

269757_1966354350769_1000220680_31741462_6830812_nSebelum menerima Komuni I, para calon Komuni I terlebih dahulu melalui berbagai tahapan, diantaranya Bina Iman dengan mengikuti Sekolah Minggu yang dibimbing oleh Tim Katekis Paroki Sragen yaklni Ibu Purwanti , Ibu Endang dan guru-guru lainnya. Tim Pengajar komuni I ini dikoordinasi oleh Bp. Y. Sukimin, Tim Kerja Katekeses Dewan Paroki Sragen.

Tahapan berikutnya, anak-anak mengikuti Triduum dengan pendalaman iman dan juga Outbond di Kapel Jenawi , Minggu (19/60) yang dipandu oleh kakak-kakak dari OMK – FKPK yang dikoordinasi oleh Mas Leo dan Mas Dody hingga  diakhiri dengan Tahapan Pengakuan Dosa. Mengingat jumlah anak yang cukup banyak, pengakuan dosa ini dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I oleh Romo Djati pada hari Senin (20/06), sedangkan Kelompok II hari Selasa pagi (21/06) oleh Romo Issri.  Dalam Sakramen Tobat ini banyak peristiwa yang mengesankan, mengingat peristiwa ini baru pertama kali dilakukan oleh anak-anak.

Saat yang dinanti akhirnya datang, Minggu (26/06) merupakan hari bersejarah bagi anak-anak peserta Komuni I yakni menyambut Komuni  I dalam Perayaan Ekaristi Hari Raya Tubuh & Darah Kristus oleh Romo Issri dan mereka sudah berhak untuk menerima Komuni, berupa hosti yang sebelumnya dicelupkan ke dalam anggur yang merupakan perwujudan Tubuh & Darah Kristus.

Proses peristiwa ini berkesan bagi anak-anak karena ini adalah yang pertama kali bagi mereka untuk memahaminya. Selesai Misa dilanjutkan foto bersama Romo Issri dan dilanjutkan ramah tamah bersama seluruh keluarga di Gua Maria Pasturan. Dalam ramah tamah, Romo Issri mengharapkan agar diantara anak-anak ada yang terpanggil untuk menjadi gembala, seperti Romo, Bruder, Suster, dll. Tak lupa laporan dari Ketua Panitia serta ucapan dari perwakilan orang tua anak penerima Komuni I.

Dari Panitia anak-anak diberikan kenang-kenangan dan sertifikat. Sebagai penutup acara, anak-anak disertakan dalam adorasi. Sebagai pembimbing, panita menghimbau para orang tua untuk mengajak anak agar terlibat aktif dalam pengembangan iman, seperti ikut sebagai Misdinar/putra altar. Akhirnya Panitia mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya penerimaan Komuni I ini dan Profisiat bagi anak-anak yang telah sambut Komuni I.(AAT