Pertemuan Pendamping PIAR Rayon Timur Surakarta

18461_1205613092713_1000220680_30512656_6147174_nParoki Sragen (LENTERA) – Bertempat di Aula SMP Saverius,  Kamis (2/6) Pendamping PIAR se-Rayon Timur Kevikepan Surakarta mengadakan pertemuan rutin dengan narasumber Rama Y. Sunaryadi Pr dari Paroki Santo PIUS X Karanganyar.

Pertemuan ini diikuti 15 peserta dari Paroki Jumapolo, 10 peserta dari Paroki Karanganyar, dan 25 peserta dari Paroki Sragen, sedangkan Paroki Palur tidak hadir karena bersamaan dengan kegiatan di paroki mereka.

Jika sebelumnya yang menjadi tema adalah cara-cara pendampingan terhadap perkembangan iman anak, maka pada kesempatan kali ini, justru para pendamping yang menjadi sasarannya. Dengan tema Spritualitas Pendamping PIAR Lingkungan, Rama Sunar mengajak para pendamping untuk menyadari bahwa Yesus lah sumber spiritualitas yang menjadi pokok dalam menghayati kegiatan menggereja dan terlibat dalam pelayanan terhadap perkembangan iman anak dan remaja, dengan mengedepan­kan kasih dan sukacita.

Cara penyampaian yang sederhana, membuat para pendamping mudah untuk menerima materi yang disampaikan Rama Sunar. Suasana menjadi lebih hidup saat para pendamping sharing pengalaman suka duka selama mendampingi anak dan remaja. Ternyata bahwa kerelaan hati dan karya Roh Kuduslah yang menguatkan mereka, hingga sampai puluhan  tahun tetap setia dengan pilihan hidup menggereja, menemani anak dan remaja dalam mengembangkan iman mereka. Dikatakan juga bahwa jaman ini adalah jaman digital, dimana semua orang dapat bebas menggunakan alat komunikasi dan lain- lain tanpa kesulitan yang berarti, termasuk anak- anak.

Melalui media yang digemari anak dan remaja, kita bisa menyampaikan pesan- pesan rohani yang baik. Rama Djati yang ikut mendampingi dan Rama Issri yang juga hadir, membuat para pendamping gembira, karena selain Dewan Paroki, kehadiran para rama membuat para pendamping menjadi lebih dikuatkan, karena Yesus sendiri yang menjadi sumber spiritualitas pelayanan mereka.

Rasanya tidak cukup satu hari untuk memuaskan dahaga akan pengetahuan iman, namun karena jauhnya jarak yang harus di tempuh untuk kembali ke Paroki masing- masing, maka acara di tutup pada pkl 14.00 WIB, dengan harapan akan ada tindak lanjut dari kegiatan ini, yaitu mengumpulkan para remaja se rayon Timur, dan mengajak mereka untuk membuat kegiatan bersama. Rencana pertemuan Pendamping Rayon Timur selanjutnya adalah di Paroki Palur bulan Agustus 2011 (Rs).