Misa Kemerdekaan RI ke-66

Paroki Sragen (LENTERA) – Misa Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (16/08) di Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen kali ini sangat berbeda dengan tahun lalu. Mungkin ada yang bertanya? “Kok tidak ada lagu wajib atau lagu nasional dalam misa kemarin?”  jawabannya adalah karena kemarin OMK Sragen mengkonsep Misa Kemerdekaan dengan Nuansa nusantara Indonesia. Banyak lagu-lagu Misa diambil dari aransemen musik Dayak, Jawa, Flores.

Mengingat budaya Indonesia sangat beraneka ragam dan unik, sayang jika kita tidak bisa melestarikan budaya kita, demikian diungkapkan salah satu pengurus OMK. Tapi kita tidak lupa tetap memasukkan nuansa nasionalisme juga dalam misa.

Disela-sela Misa atau waktu homili, ada teman-teman dari FKPK Sragen mengadakan teater singkat refleksi dari kemerdekaan Indonesia, setelah itu dilanjutkan khotbah dari beliau Romo Ari yang mengenalkan kita juga tentang pahlawan-pahlawan nasional yang dilahirkan dari Gereja Katolik, kita juga diajak untuk menjadi pribadi yang berani tampil beda di lingkungan gereja. (omk)