Bunda Maria dalam keluh kesahku

OurLadyofFatima1Oleh : V. Sri Murdowo – Salam damai Kristus, hari-hari yang sibuk, penuh diwarnai aneka peristiwa. Sebagai wanita dan ibu, sungguh merupakan anugerah, terlebih apabila mampu memaknai setiap proses dan jenjang kehidupan dengan penuh rasa syukur. Dalam hidup ada yang terasa manis, pahit, asam maupun asin. Semua larut bagaikan bumbu yang menyatu, membuat hidup lebih memiliki makna. Walau terkadang kita tak mampu lagi mengerti..terlalu sulit untuk dihayati, meski hanya dengan separuh hati!

Sobat wanita terkasih….di bulan Oktober seperti ini, umat Katolik banyak sekali yang melakukan ziarah. Disanalah Bunda Maria memiliki tempat istimewa, pusat doa dan devosi yang dikunjungi jutaan manusia. Lewat ungkapan syukur, permohonan atau apapun alasan yang tersirat di hati, Bunda Maria dengan senyum tulus selalu mendengar keluhan dan mengulurkan tangan kepada putra-putrinya.

Dalam keheningan yang panjang…Bunda Maria menjadi terasa begitu dekat! Yah..itulah yang juga penulis alami ketika menyebut nama Sang Bunda. Manakala ada kesedihan, kegalauan, bimbang dan gelisah, Bunda Maria seakan tahu dan berbisik lirih. Itulah sebuah sinyal halus, membuat diri kembali sadar…untuk segera menggegam dan berdoa rosario. Tiba-tiba, perlahan namun pasti…ada getaran-getaran yang datang, nyaman dan memberikan ketentraman.

Sobat wanita yang berbahagia…nah, bagaimana dengan anda? Adakah pengalaman spiritual yang secara tulus ada rasakan? Ataukah kerinduan kepada Bunda kita rasakan setiap hari dan setiap waktu? Semoga !

Sepenggal Doa

Bunda….

Dalam geliat zaman yang kian tak menentu

Dadaku terasa kian menyesak

Seperti tak ada ruang lagi

Untuk  merenda  hari-hari, indah dan pasti

Bunda…

Jangan biarkan kelam menaungi asa

Kuatkan hati, menyatu dalam doa

Jauhkan ketakutan melanda iman yang rapuh

Padamulah setulusnya kuberkeluh….