Peringatan Santa Perawan Maria di Fatima (Pelindung Paroki Sragen)

313423_2203975011137_1000220680_31959797_1282648206_nParoki Sragen (LENTERA) – Perayaan Santa pelindung Paroki Sragen, Kamis (13/10) di Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen berlangsung sangat khidmat, meski umat yang hadir tidak memenuhi Gereja. Misa Pesta pelindung ini dipimpin secara konselebran oleh 2 Romo yang bertugas di paroki Sragen yakni Romo Robertus Hadiyanto, Pr dan Romo Yohanes Ari Purnomo,Pr.

Sesuai tema Misa yakni Memperbaharui pertobatan dengan berbagi dan bersikap rendah hati seturut teladan Maria, Romo Hardiyanta dalam homilinya mengajak umat untuk selalu meningkatkan semangat membaharui hidup dengan pertobatan secara terus-menerus, dan dimulai dari hal-hal kecil. Barangsiapa setia dalam perkara kecil maka ia akan setia dalam perkara besar. Dalam kisah penampakan di Fatima, Bunda Maria menampakkan diri kepada anak-anak kecil. Hal ini bisa dimaknai karena anak-anak kecil lebih murni dan jujur dalam menanggap panggilan Tuhan, bukankah Yesus pernah mengatakan: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepadaKu; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” (Matius 19:14).

Diakhir perayaan ekaristi, ada pemberkatan dan perarakan patung bunda Maria dari Altar Gereja menuju Gua Maria di pasturan Sragen. Umat pun dipersilahkan untuk berdevosi kepada Tuhan di tempat tersebut. (dn)