Bedah Buku :“Jalan Terang Menghadapi Kematian”

lansiaParoki Sragen (LENTERA) – Bertempat di Aula SMP Saverius Sragen, Minggu (30/10) diadakan Acara Bedah Buku “Jalan Terang Menghadapi Kematian”  dengan narasumber adalah pengarang buku tersebut yakni Romo Robertus Saptaka, Pr dari Paroki Delanggu yang mempunyai karunia penglihatan dan pengamatan tentang kematian.

Acara ini dimulai pukul sekitar 16.00 WIB dan dihadiri sekitar 100 peserta yang mayoritas adalah para adi sepuh (lansia). Setelah mengisi daftar hadir, mengambil teh panas dan snack, peserta masuk ke ruang perteuan. Acara dimulai dengan doa kemudian dibuka oleh Romo Yohanes Ari Purnomo, Pr . Peserta diajak menyanyi dengan lirik: “Tuku piring duwite pas-pasan, mbok sing eling urip mung sepisan.”

Dalam pemaparannya, narasumber mengungkapkan bahwa buku tersebut merupakan ajakan sekaligus refleksi kehidupan terutama untuk para adi sepuh. Hidup ini hanya mampir ngombe maka isilah hidup ini dengan sesuatu yang bermanfaat demi hidup yang akan datang.

Kita pasti meninggal, dan sebaiknya mempersiapkan kematian seperti kita juga berjuang untuk kehidupan ini. Caranya? Orientasikan hidup ini pada kehidupan di alam baka; Hidup dengan semangat kasih; Menghayati hidup sesuai panggilan kita; Hidup tanpa dendam; Tidak lekat dengan apapun di dunia ini; Dan doa meditasi – refleksi. Tidak lupa selalu mendoakan yang sudah meninggal, apalagi bulan Nopember adalah bulan arwah.

Di sela-sela istirahat, para peserta memanfaatkan waktu untuk  minta tanda tangan di atas buku tersebut kepada Romo Saptaka.  Acarapun dilanjutkan tanya jawab dan berakhir jam 19.00 WIB.(FXKS)