Misa Natal Wilayah Tanon: Masih punya makna memperingati Natal tahun ini?

GadingGading (LENTERA) – Perayaan Ekaristi Natal Wilayah Lukas Tanon tahun 2011 dilaksanakan di Kapel Santo Alfonsus de Liquori Gading, Sabtu (24/12) pukul 19.00 WIB. Tahun 2010 lalu, Romo L. Prasetya, Pr  memimpin Perayaan ekaristi Paskah di Wilayah Lukas dan perayaan Natal ini Romo Pras juga berkenan kembali memimpin perayaan ekaristi Natal di sini. Romo Pras telah berhasil menggaet hati umat Wilayah Lukas, mengapa tidak? Banyak komentar kepada Romo Pras, terutama lewat homilinya. Wow..sebenarnya sangat monteng (panjang) tetapi tidak terasa dikarenakan lucu, blak-blakan dan realita banget, jadi semua umat bisa in karenanya.

Ada pertanyaan  tegas dan sangat mengena di hati masing-masing umat di wilayah Lukas Tanon dalam homilinya saat itu: Tahun lalu kita merayakan Paskah masih mempunyai makna. Nah, sekarang kita juga merayakan Natal. Apakah masih masih mempunyai makna juga? Lalu dikupaslah Tema Nasional Natal 2011: Yesaya 9:1a : “Bangsa yang  berjalan di dalam kegelapan telah melihat terangf yang besar” dan tema Natal 2011 Paroki Sragen: “Kelahiran Yesus Kristus, Sang Terang Sejati menjadikan Gereja Signifikan dan relevan.”

Digabungkanlah kedua tema itu, yang intinya:”Bagaimana kita umat Katolik bisa hidup bermakna baik dalam keluarga, masyarakat, maupun Gereja. Jangan sampai setelah mengadakan Natal, suasana kembali di rumah suami/istri tidak rukun (saling mecucu lalu geeerr……Maka marilah kita instropeksi sampai dimanakah hidup kita sebagai orang Katolik. Sudah relevan dan signifikan belum?

Suasana menjadi terdukung dengan adanya iringan koor dengan gamelan dari Paguyuban Karawitan Pamulih Asih. Sungguh gayeng dan bagus.  Perayaan Natal di wilayah Lukas Tanon  tahun ini secara keseluruhan sukses. Yang hadir juga tidak terduga, kurang lebih 450 orang. Puji tuhan, Kapel Gading penuh dan untungnya lagi tidak hujan. Terakhir ditutup ucapan terima kasih dan Selamat  Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 oleh pengurus Wilayah Lukas Tanon. (RG)