Rekoleksi REKAT: ”Proud to be youth of Christ.”

REKATJenawi (LENTERA) – REKAT (Remaja Katolik) Paroki Sragen mengadakan Rekoleksi Remaja, Jumat (29/06) s/d Minggu (01/07) bertempat di Gereja Animasi Jenawi. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 38 peserta yang merupakan pelajar Katolik usia SMP di Paroki Sragen. Rekoleksi tahun ini mengambil tema “Proud to be Youth of Christ.” Tema tersebut dipilih dengan harapan proses yang dialami bersama selama tiga hari mengajak peserta bersama-sama agar bangga menjadi Remaja Katolik.”

Hari pertama, peserta berdinamika bersama dan diarahkan untuk “Sadar dan bersyukur atas pembaptisan”. Peserta diajak untuk berbagi pengalaman menyakitkan yang berhubungan dengan iman Kekatolikan. Banyak peristiwa kurang nyaman yang mereka alami ketika berada di tengah masyarakat, misalnya diejek karena menyembah patung, harus membuat tanda salib dan lain-lain. Namun peserta diajak kembali untuk mengingat perasaan mereka ketika dibaptis. Peserta diberi selembar kertas yang berisi kisah santo/santa pelindung nama baptis mereka masing-masing. Mereka diminta untuk menuliskan keteladanan santo/santa pelindung nama baptis, mereka menjadi sadar akan pembaptisan yang sudah diterima dan bersyukur dengan memiliki kesadaran untuk meneladan. Hari pertama ditutup dengan meditasi dalam kelompok besar.

Hari kedua, peserta diajak untuk menonton film “Despicable Me.”. Setelah itu dibacakan dari Injil Matius 5:13-16, “Garam Dunia dan Terang Dunia.” Dari film tersebut, peserta diajak untuk berefleksi bersama, bahwa sebagai remaja Katolik, mereka harus berani menjadi pribadi yang berbeda, tidak hanya ikut arus jaman, tanpa adanya filter dengan iman Katolik, berani menunjukkan ciri khas sebagai orang Katolik. Seperti halnya goal yang ingin dicapai di hari kedua,”Remaja Katolik Berani Tampil Beda.”

Kegiatan siang di hari kedua, peserta diajak untuk game, diantaranya membuat peta, membuat bangunan, komunikata dan game berdiri bersama. Beberapa game tersebut bertujuan selain untuk mengakrab¬kan, juga agar mereka memiliki inisiatif, berani mengutarakan pendapat, mau mendengarkan, orang lain. Malam harinya, peserta berdinamika bersama dalam kelompok kecil dengan didampingi fasilitator.

Setelah pengolahan dalam kelompok kecil, peserta, panitia, fasilitator dan juga umat di wilayah Jenawi mengikuti perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Yohanes Ari Purnomo, Pr. Dalam misa malam tersebut, ungkapan tobat dilakukan dengan penciuaman salib. Serangkaian kegiatan di hari kedua ditutup dengan solo night yang dilakukan setelah mengikuti rekoleksi serta mencari satu ayat di Kitab Suci yang akan menjadi pegangan mereka.

Hari ketiga, peserta diajak agar sebagai Remaja Katolik “Berani tampil beda dengan aksi nyata.” Jadi niat yang sudah dituliskan, benar-benar dilakukan.

Di hari ketiga juga hadir Bp. Sebaste Suharso (Sekretaris Bidang IV Dewan Paroki), juga Romo Hardi yang memberi renungan kepada para peserta agar menjadi pribadi yang berkualitas. Dinamika di hari ketiga, juga memilih formatur yang akan memformat dan “meracik” kepengurusan REKAT yang baru. Formatur yang terpilih adalah: Leonardus Jovian Rivaldy (Lingk. Mojo Mulyo/SMP Saverius); Antonius Ian Bayu S (Lingk. Mojo Kulon/SMP Negeri 1 Sragen), Andreas Wisanggeni Damar M (Lingk. Kutorejo/SMP Negeri 1 Sragen); Fidelis Ratih Widya W (Lingk. Kedawung/SMP Negeri 1 Sragen) dan Briggita Agustina (Lingk. Margo Asri). Kemudian semua peserta pulang, dengan doa yang dipimpin oleh Romo Hardi. (REKAT)