Misa Syukur Pembinaan Rohani Guru & Karyawan Katolik Se-Kevikepan Surakarta

IMG-20120708-00415Surakarta (LENTERA) – Dalam suasana gembira penuh syukur guru dan karyawan Katolik se-Kevikepan Surakarta mengadakan Misa syukur sekaligus pembinaan rohani oleh Uskup Agung Semarang Mgr. Johannes Pujasumarta, Minggu (8/7) di GOR Manahan Surakarta yang mendapat sambutan dari insan pendidikan dan pemerhati pendidikan dari Wilayah Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Karanganyar, dan Sragen. Peristiwa perjumpaan ini diharapkan semakin menumbuhkan rasa kepedulian untuk memperhatikan satu sama lain. Secara khusus kita diajak untuk memberikan perhatian kepada generasi muda sebagai kader-kader yang ikut terlibat aktif dalam mengembangkan gereja dan membangun bangsa yang berkarakter.

Uskup berpesan, sebagai orang Katolik di Jawa hendaknya kita setia sebagai utusan Tuhan di tengah masyarakat. Bagaimana kita necep Sabda Dalem, neges Sabda Dalem, dan ngemban Dhawuh Dalem. Sebagaimana pesan yang disampaikan Uskup Soegijapranoto, yaitu 100% Katolik dan 100% Warga Negara Indonesia”. Dalam istilah Jawa dikatakan “Mamayu Hayuning Jalma”, artinya manusia sebagai makluk ciptaan Tuhan harus mau dicipta menurut citra Allah, tidak membutat citra sendiri. “Mamayu hayuning Praja” hendaknya kita pun terlibat dalam usaha membangun bangsa, dan “Mamayu Hayuning Bawana” agar kita mampu dan mau mempertahankan alam, sehingga tercipta “Dream Family, Dream World” yang menjadi idam-idaman setiap insan.

Misa syukur yang melibatkan sekolah-sekolah Yayasan Katolik se-Surakarta ini disemarakkan oleh Paduan Suara SMA Pangudi Luhur St. Yosef Surakarta dan ensamble Musik asuhan Bp. Andreas, serta tampilan music etnik pada awal (pra misa) dari SD Marsudirini. Bapak FX. Hadi Rudyanto, Wakil Walikota Surakarta juga berkesempatan memberikan pembinaan tentang Kepemimpinan Katolik. Disampai¬kan dalam paparannya tentang tipe-tipe pemimpin. Yesus adalah Pemimpin dan Guru yang menjadi pusat hidup dan teladan umat beriman.

Sementara peserta dari Kab. Sragen ±120 peserta. Jumlah yang cukup banyak ini tentu melibatkan berbagai pihak, baik mereka yang terlibat langsung sebagai panitia lokal maupun sebagai donator. Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat, khususnya guru dan karyawan pendidikan atas keterlibatannya sehingga acara berlangsung semarak dan meng¬gembira¬kan. Secara khusus terima kasih kami kepada: RM. Roso Joyo, RS. Mardi Lestari, SD Santo Fransiskus – TK Santa Anna, TB. Sendang Miranti, Kel. Tatag Prabawanto/E. Tyas Damai, Y.L.A. Ibnu S, Bambang Rusdiharno, S. Suharso, Ant. Eko Supartono, B. Any Handayani, P. Winarno, Yl. Sri Mulatsih, N.M. Dwi Mulyani, PA, Ant. Suroto, Lucia Nurhayati, Bu Hari (Pantes), dan seluruh umat yang tidak dapat kami sebut satu persatu. Semoga keterlibatan kita untuk semakin setia menjadi murid Yesus sungguh berbuah kebaikan. (Anna)