CFC Unit Sragen selenggarakan Seminar Hidup Kristiani

cfc_logoSidoharjo (LENTERA) – Minggu (23/07) bertempat di Gereja Santa Maria Maria Asumpta Sidoharjo telah dimulai  Seminar  Program Hidup Kristiani (Christian Life Program) yang diprakarsai oleh Pasukris / CFC (Couple For Christ) Unit Sragen. Seminar tersebut dilaksanakan selama 4 kali setiap hari Minggu (dimulai pukul 08.00 – 14.00 ).

Pembukaan diawali dengan lagu pujian (dipimpin oleh Ibu Tris Ngadiman). Doa Pembuka (oleh Bp. Y. Sukimin). Setelah doa pembuka dilanjutkan dengan orientasi CLF + Visa, Misi CFC yang disampaikan oleh Bp. Frans Kun Hartono dari Jogjakarta yakni Cluster Head.

Disampaikan oleh Bp. Frans Kuns bahwa CFC adalah Komunitas Basis Keluarga Katolik yang diakui dan diresmi­kan Tahta Suci Paus di Vatikan pada tahun 1999 dan tahun 2005 mendapatkan pengukuhan tetap sebagai asosiasi awam Internasional untuk kaum beriman (tarikat awam), dan adalah satu-satunya yang berasal dari Asia. Komunitas tersebut bermula dari 16 pasang keluarga Katolik di Manila, Filipina pada tahun 1981. Dengan restu Bapak Uskup Agung Jakarta, masuk ke Indonesia pada tahun 1990. Hingga saat ini, sudah berada di 23 Keuskupan di Indonesia dan berkembang di 160 negara di dunia. Adapun visi CFC adalah: keluarga dalam bimbingan Roh Kudus memperbarui muka bumi.

Sedangkan misi utamanya adalah menjalin hubungan yang lebih baik dengan Allah melalui interaksi harmonis dalam hidup keluarga sehari-hari. Dari keluarga yang harmonis itulah, berbagai masalah sosial dan kemasyarakan dapat diperbaiki, peduli terhadap yang kecil, lemah, miskin dan tersingkir. Sedangkan tujuannya adalah memberdayakan umat awam agar semakin bertumbuh secara pribadi dalam keluarga dan semakin aktif dalam hidup menggereja, mau melayani sesama dengan membawa terang Kristus kepada keluarga-keluarga lain.

Disamping sesi orientasi, disampaikan juga 12 sesi pengajaran selama 4 minggu yang mencangkup 3 modul yang masing-masing terdiri dari 4 topik bahasan. Pertama, dasar-dasar kebenaran Kristiani. Kedua, tentang panggilan hidup Kristiani. Ketiga, tentang pertumbuhan dalam Roh Kudus.

Pada sesi pertama, dihari juga oleh Rm. Robertus Hardiyanta Pr. Dalam sambutan beliau, dihimbau kepada setiap umat Kritiani, baik pribadi maupun keluarga, perlu membina relasi dengan Tuhan yang memberi sumber dan pemberi hidup dan membina relasi dengan sesama agar iman kita dapat tumbuh,  berkembang dan menghasilkan buah yang lebat (mbiyet -bahasa  Jawa-).

Materi-materi pengajaran disampaikan oleh Tim dari Jogjakarta. Setelah sesi pengajaran, dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan diakhiri dengan doa penutup.

Pada hari pertama, acara ini diadakan di Gereja Sidoarjo. Akan tetapi, karena pertemuan berlangsung cukup panjang dan sorenya Gereja Sidoarjo dipakai perayaan Ekaristi, maka sesi selanjutnya diadakan di rumah keluarga Pasukris C. Halton Sudarno, Jetak.

Seminar ini ditutup dengan perayaan  Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Yohanes Ari Purnomo pada tanggal 12 Agustus 2012. Selamat kepada para Pasukris baru. Tuhan memberkati.(Bambang)