BKSN : – BuKan Sekedar Ngerti-

BKSN2011-01Oleh: Cicilia Maryanti – Bulan September bagi umat Katolik menjadi Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). Selama bulan ini biasanya diadakan pertemuan-pertemuan  atau sarasehan untuk membahas Kitab Suci.Tidak hanya itu saja ,di Gereja, Kitab Suci tidak hanya dibacakan tetapi juga dipajang di depan altar. Dengan kegiatan seperti di atas Gereja pasti mempunyai tujuan agar umat semakin dekat dan mencintai Kitab Suci. Kalau Kitab Suci sudah dicintai, pasti Kitab Suci tidak akan hanya menjadi pajangan  dan tumpukan buku semata yang tak pernah disentuh atau dibaca.

Kitab Suci bisa menjadi bacaan kita sehari-hari dan sungguh menjadi santapan rohani dan sumber hidup bagi kita ,sehingga kita diajak untuk secara aktif ,agar Kitab Suci semakin berperan dalam hidup.

Namun untuk membaca Kitab Suci ,apalagi memahami isinya tidaklah mudah. Membacanya sih gampang seperti membaca buku-buku yang lain,tetapi kita kan tidak membaca buku biasa,tapi yang kita baca adalah Sabda Tuhan sendiri, jadi nggak bisa sembarangan tetapi sungguh-sungguh butuh persiapan batin , paling tidak sebelum membaca kita berdoa lebih dahulu.

Membaca Kitab Suci pasti disertai doa agar terjadi dialog dengan Allah, sebab kita berbicara dengan Allah dan kita mendengarkan Dia. Membaca Kitab Suci adalah membaca Sabda berarti kita harus membaca dengan sikap yang sungguh-sungguh agar kita mengerti maksud dari Sabda itu sendiri.Untuk itu, setelah membaca kita perlu merenungkan dan berusaha menemukan maksud dari Sabda dan tentunya bisa melaksanakan dalam kehidupan.

Kiat pasti punya harapan agar Sabda Tuhan menjadi pelita bagi hidup kita seperti tertulis dalam Kitab Mazmur ”Firmanmu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku”. Agar Kitab Suci sungguh menjadi terang, maka kita harus selalu dekat dan menjadikan Kitab Suci menjadi bacaan sehari-hari. Kita mengerti maksudnya atau tidak itu urusan belakang yang penting mau baca dulu.Membaca Kitab Suci tidak harus sesuai dengan kalender liturgi tetapi bisa kita pilih sendiri.Yang penting kita mau baca dulu. Kalau sudah mau pasti lama-lama cinta, kalau sudah cinta pasti ada usaha lagi untuk semakin dekat dengan Sabda dan berusaha untuk mengerti dan memahami maksudnya.

Untuk itu sebelum membaca Kitab Suci kita selalu berdoa lebih dahulu memohon tuntunan-Nya agar menerangi untuk bisa mengerti isi Sabda-Nya. Saya yakin dan percaya siapapun yang mau berusaha pasti Tuhan akan campur tangan menuntun kita agar bisa mengerti isi Sabda-Nya dan melaksanakan dalam hidup.

Mari Kitab Suci ,Sabda Tuhan sendiri kita jadikan pelita bagi hidup kita. “ Firmanmu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku “