Kirab Bunda Maria Kembali ke Gereja Paroki

DSC_0254Paroki Sragen (LENTERA) – Setelah selama 45 hari mengunjungi umat di lingkungan-lingkungan yang ada di Paroki Sragen, akhirnya KIRAB DEVOSI MARIA kembali ke Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen, Minggu (14/10) tepat pada Misa Puncak Peringatan HUT ke-55 Paroki Sragen dan Peringatan HPS (Hari Pangan Sedunia).

Di setiap kunjungannya di lingkungan, diadakan Sarasehan, devosi dan ibadat di masing-masing lingkungan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan perayaan HUT ke- Paroki Sragen yang bertujuan untuk semangat devosi umat dan juga sebagai ungkapan syukur umat Paroki Sragen.

Saat tiba di gerbang Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen, dengan dihantar oleh umat lingkungan Mageru (yang merupakan lingkungan terakhir yang dikunjungi), Kirab Devosi Maria ini disambut oleh Romo Paroki Sragen, Romo Robertus Hardiyanta, Pr; Romo Yohanes Ari Purnomo, Romo Fransiskus Heru Kurniawan,SVD; Romo Jost Kokoh Priharatanto, pr serta para Romo yang ikut memimpin Misa secara Konselebrasi.

Patung Bunda Maria Fatima pun diserah terimakan dari umat Lingkungan cicilia Mageru kepada Panitia Ad Hoc HUT Paroki Sragen yang kemudian diarak dan dibawa masuk ke dalam Gereja dan Misa Puncak pun mulai dilaksanakan.(dn)