Malam Tirakatan HUT ke-55 Paroki Sragen

DSC_0135Paroki Sragen (LENTERA) – Sebagai bentuk syukur HUT ke-55 Paroki Sragen dan Pesta Pelindung Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen dan untuk menjalin persaudaraan dan silaturahmi dengan warga kampung Mageru RW. IV lintas agama yang bertetangga dengan Gereja Paroki Sragen, Jumat (12/10) diadakan Malam Tirakatan bertempat di halaman Gereja Paroki yang dmulai pukul 19.00 WIB.

Meski sempat diwarnai hujan gerimis, acara berlangsung cukup meriah karena dihadiri para Romo Paroki Sragen, Dewan Paroki Sragen, para tokoh umat, para suster dan yang teristimewa adalah warga RW VI kampung Mageru lintas agama yang merupakan warga kampung dan tetangga dekat yang tinggal di sekitar Gereja Paroki Sragen.

Romo Robertus Hardiyanta, Pr dalam sambutannya menghaturkan terima kasih atas kehadiran warga Mageru dan terima kasih untuk jalinan persaudaraan yang telah terjalin sehingga umat Katolik bisa menjalankan ibadah di Gereja Katolik Sragen ini dengan baik. Romo Hardi tetap berharap kebersamaan & kerukunan ini akan tetap selalu terjalin sehingga kehidupan kebersamaan akan selalu terjaga dengan baik.

Sedangkan Perwakilan Pengurus RW VI Kampung Mageru mengatakan bahwa Kampung Mageru adalah kampung yang berbhineka tunggal ika. Warga dari berbagai suku dan agama bisa hidup berdampingan dengan baik. Dan tirakatan pada malam tersebut sangat istimewa, kalau tahun sebelumnya yang diundang hanya Ketua RW, Ketua RW tapi kali ini yang diundang adalah seluruh warga Kampung RW.IV Mageru yang ikut datang dan merasakan syukur Ulang Tahun Gereja Katolik Sragen ini . Antusias kehadiran warga kampung dari lintas agama ini membuktikan bahwa kehidupan toleransi beragama di Kampung Mageru berjalan harmonis.

Suasana Malam Tirakatan ini HUT Paroki ini menjadi lebih dan hangat karena diisi dengan hiburan organt tembang kenangan yang menampilkan penyanyi baik dari umat maupun warga kampung yang bergantian menyanyi lagu-lagu tembang kenangan.(dn)