Misa Taize Pergantian Tahun : “Tahun Baru, Berkat Baru”

taize

Paroki Sragen  (LENTERA) – Akhir tahun 2012 kemarin ada yang sedikit berbeda dari misa hingga acara saat penyambutan tahun baru jam 00.00. Lihat saja dibalik bisingnya lalu lalang kendaraan yang mewarnai tahun baru ini sungguh bertolak belakang dengan di Gereja Santa Perawan Maria Di Fatima banyak lilin dan lampion, alas tikar yang tertata rapi dikelilingi kursi-kursi sebagai batas pinggir yang menghiasi dalam gereja.

Banyak umat yang sedikit bingung melihat seperti ini? Yah ini adalah konsep misa tutup tahun yang lebih reflektif dan meditatif yaitu dengan misa taize. Diharapkan dengan misa taize ini kita sebagai umat Katolik dapat merefleksikan apa sih yang sudah kita lakukan buat Tuhan selama tahun 2012 kemarin? Apa yang sudah kita lakukan untuk Gereja? Dan apa yang sudah kita lakukan untuk masyarakat?

Konsep ini lebih sederhana dan dengan seperti ini kita bisa juga mengenal pribadi kita masing-masing secara dalam. Di dalam kotbah Rm. Yohanes Ari Purnomo, Pr kita hanya diajak untuk hening agar dapat merasakan Tuhan hadir dalam hidup kita dan menimba dengan sungguh pengalaman batin yang sangat luar biasa buat kita umat paroki Sragen kali ini. Saat persembahan selain anggur dan piala teman-teman REKAT mempersembahkan laptop dan HP sebagai wujud syukur atas teknologi yang sudah maju saat ini dan lekat dengan hidup kita; Bola dan Raket simbol dari kesenangan dan hobi sebagai wujud syukur atas talenta yang diberikan Allah pada kita; stick lamp, tugas kuliah dan jubah misdinar simbol pekerjaan sebagai wujud syukur atas berkat Tuhan yang senantiasa mendampingi kita sebagai umat Allah dalam pelayanan keluarga, Gereja dan di masyarakat.

Setelah misa ternyata acara belum selesai, teman-teman muda menyiapkan alat bakaran dan makanan siap bakar untuk umat sembari menunggu jam 00.00 karena nanti serangkaian acara tutup tahun akan ditutup dengan pesta cahaya dan kembang api. Di acara bakaran ini diharapkan agar semua umat dapat berkumpul bersama menyambut Tahun Baru dengan semangat sukacita dan kekeluargaan karena hal itulah yang sangat diinginkan umat paroki Sragen.

Nah, sekarang diacara puncak adalah acara pesta kembang api dan pesta cahaya, di pesta kembang api ini sungguh meriah sebagai simbol kebahagiaan umat karena sudah dapat melewati tahun 2012 dengan penuh suka dan duka. Dipesta cahaya umat semua diajak untuk menuliskan semua permohonannya di tahun 2013 ini pada selembar kertas yang  didoakan dan diberkati oleh Rama Hardiyanta, Pr. Kertas permohonan itu dibakar sebagai simbol harapan kita untuk tahun 2013 ini dipermudah dalam semua cita-cita yang dimpikan sebagai persembahan kepada Tuhan. Kami OMK paroki Sragen mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru semoga rahmat Tuhan selalu beserta kita. (Tyas, Tandra)