Pelantikan Prodiakon

prr

Paroki Sragen (LENTERA) – Bulan  Januari lalu ini, Minggu (13/01) para Prodiakon Paroki Sragen dikukuhkan melalui pelantikan di Gereja Maria Fatima Sragen. Mereka yang sebelumnya menjalani rekoleksi 3 hari berkelanjutan (triduum) dari Romo Paroki: Rm. R. Hardiyanta, Pr dan Rm. Yoh. Ari Purnomo Pr.

Pembekalan tiga hari itu bertujuan mendalami kembali hakekat, jati diri dan juga TUPOKSI (Tugas Pokok dan Fungsi), serta spiritualitas prodiakon. Bagi prodiakon lama yang dikukuhkan kembali bahkan ada yang sudah sampai 7 s.d. 8 kali masa bakti berturut-turut, mau mengatakan betapa mahal dan sulitnya seorang Prodiakon itu.

Jika syaratnya mesti memenuhi kriteria ketat semisal. Tak punya track record riwayat kekatolikan yang bisa bikin malu orang se-lingkungan, wilayah maupun Paroki, ini kan berat. Namun ya tuntutannya sekeras itu. Apalagi harus bersedia menerima tugas dari Pastor Paroki terutama dalam reksa pastoral pada  kesempatan Pastor tak dapat hadir di Lingkungan/Wilayah yang berkaitan dengan tugas Sakramentali (mendoakan dan memimpin pemeberkatan jenazah, doa midodareni, pertunangan, supitan dlsb. .

Jadi kesimpulannya, menjadi ( being a) Prodiakon Paroki  perlu kesadaran utuh sebab pembantu pastor paroki ini jadi orang nomor satu di lingkungan dalam kolaborasi dengan pengurus lingkungan lainnya, besama-sama mendewasakan iman umat atau sekurang-kurangya menjadi saksi kehadiran Kristus dalam kegiatan sehari-hari, seperti: mengirim komuni orang sakit, jompo atau yang di LP; memimpin doa berkat. Menjadi pemandu pertemuan APP, Adven, Bulan Kitab suci Nasional, Pendamping Keluarga-keluarga., mengajar agama bagi katekumen dan calon krismawan/wati dan mungkin masih banyak lagi

Dalam pertemuan itu ada tanya jawab dan tanggapan. Jadi pembekalan ini menjadi awal babak baru Para Prodiakon Paroki dalam melaksanakan tugas. Jumlah mereka yang terdaftar dan dinyatakan lolos seleksi dan sudah wawancara dengan Para Romo Paroki, Romo Hardi, Romo Ari dan Romo Jost ada 74 orang. Ada yang sama sekali baru, ada yang sampai 4 orang di satu Lingkungan, bahkan ada satu pasangan suami isteri yang Prodiakon. Ini memecahkan rekor pertama kali Paroki Sragen memiliki satu Pasutri yaitu dari Lingkungan Sebastianus Karangtengah, atas nama Bp. FX Sukarno dan Ibu . Selamat melayani para Prodiakon Paroki. (atmadi)