Pelantikan Dewan Paroki Sragen: “ Jadilah Pemain, Jangan Hanya Menjadi Penonton.”

DSC_0651

Paroki Sragen (LENTERA) – Pada perayaan Ekaristi Misa kedua, Minggu (17/2) Romo Antonius Budi Wihandono, Pr, Vikaris Episkopal Kevikepan Surakarta, melantik Dewan Paroki Sragen untuk masa Bakti 2013-2015. Dalam homilinya, Romo Budi menyampaikan terimakasih kepada para Dewan Paroki baik yang sudah purna maupun yang baru, karena telah memberi waktu dan diri untuk terlibat dalam aneka kegiatan menggereja. Beliau mengajak umat untuk menjadi seorang pemain yang terlibat dalam setiap kegiatan menggereja, bukan hanya menjadi penonton. Dalam suatu pertandingan, hanya pemain yang bisa mengangkat piala ketika sudah mencapai garis finis.

Personel Dewan Paroki yang dilantik di Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Fatima Sragen ini berjumlah 185 orang,  terdiri dari enam bidang yaitu Bidang Liturgi dan Peribadatan, Bidang Pewartaan, Bidang Pelayanan Kemasyarakatan, Bidang Paguyuban dan Tata Organisasi, Bidang Sarana dan Prasarana, ditambah dengan Bidang Penelitian dan Pengembangan.

Dewan Paroki Harian periode 2013-2015 terdiri atas Ketua Umum : Romo Robertus Hardiyanta, Pr, Wakil Ketua Umum  I : Ex. Officio Vicarius Paroecialis, Wakil Ketua Umum II (dari unsur awam): Agustinus Yosef Djoko Darmono, Sekretaris I: Sebastianus Suharso, Sekretaris II : Faustinus Joko Susilo, Sekretaris III : Matheus Christian Hanung Wibowo, Bendahara I : Aloysius Iriyanto, Bendahara II : Ignatius Joko Sumarah, Bendahara III : Anna Susanna, Koordinator Wilayah : Ignatius Sarono..

Bidang I (Liturgi dan Peribadatan) yang diketuai oleh Yustinus Sri Winarno terdiri atas Tim Kerja Prodiakon, Tim Kerja Lektor, Tim Kerja Pemasmur, Tim Kerja Misdinar, Tim Kerja Paduan Suara, Tim Kerja Musik Liturgi, Tim Kerja Paramenta, Tim Kerja Dekorasi & Tata Altar, Dan Tim Kerja Panduan Liturgi.

Bidang II (Pewartaan) yang diketuai oleh Petrus Widodo  terdiri dari  Tim Kerja Sakramen Inisiasi, Tim Kerja Katekis, Tim Kerja Kerasulan Kitab Suci, Tim Kerja Pendampingan Iman Anak (PIA), Tim Kerja  Pendampingan Iman Remaja (PIR), Tim Kerja Pendampingan Iman Umat, Tim Kerja Pemandu, dan Tim Kerja Promosi Panggilan.

Bidang III (Pelayanan Kemasyarakatan) diketuai oleh Patroclus Poedarwanto terdiri dari Tim Kerja Pendidikan, Tim Kerja Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE), Tim Kerja Kesehatan, Tim Kerja APP, Tim Kerja Pangrutilaya, Tim Kerja Hak dan Tim Kerja Penghubung Karya Kerasulan Kemasyarakatan.

Bidang IV (Paguyuban dan Tata Organisasi) yang diketuai oleh Albertus Hanung Triwibawa terdiri dari Tim Kerja Kepemudaan, Tim Kerja Wanita Paroki, Tim Kerja Mitra Perempuan, Tim Kerja Pendampingan Keluarga, dan Tim Kerja Kesenian.

Bidang V (Sarana dan Prasarana) diketuai oleh Simon Nugroho Sri Yudanto terdiri dari Tim Kerja Pemeliharaan Barang, Tim Kerja Rumah Tangga Paroki, Tim Kerja Rumah Tangga Pastoran, Tim Kerja Keamanan dan Kebersihan, Tim kerja Kelistrikan dan Genset, Tim kerja Sound System dan Tim kerja Inventaris.

Bidang VI (Penelitian dan Pengembangan) yang merupakan bidang baru dalam Dewan Paroki Sragen, diketua oleh Andreas Kosasih , terdiri dari Tim Kerja Data, Tim Kerja  Pengembangan SDM, Tim Kerja Teritorial, Tim Kerja Finansial, Tim Kerja Kearsipan dan Perpustakaan dan Tim kerja Komsos.

Selain penambahan bidang baru yaitu bidang penelitian dan pengembangan (LitBang), beberapa hal baru dalam pelantikan Dewan paroki periode ini adalah diberikannya Surat Keputusan (SK) kepada setiap pengurus Dewan Paroki, serta rencana akan dibuat Buku Katalog yang berisi biodata Dewan paroki. Tujuan dari hal tersebut adalah anggota Dewan Paroki adalah fungsionaris resmi dalam gereja, maka wajib diberikan Surat Keputusan (SK), sedangkan tujuan pembuatan Katalog supaya mempermudah komunikasi dengan semua anggota dewan paroki dalam melaksanakan kegiatan pastoral berdasarkan data. Harapan yang muncul adalah Dewan Paroki yang baru semakin mampu menggerakkan umat dan bekerja sama dengan semua pihak untuk menghadirkan kerajaan Allah dan menampakkan wajah gereja di masyarakat, terlebih dalam menggelorakan semangat pertobatan yang diwartakan oleh Santa Perawan Maria di Fatima yang menjadi pelindung paroki kita. (CHW)