Perayaan Paskah Anak 2013

Paroki Sragen (LENTERA) –  Minggu Paskah II  diperingati sebagai Hari Raya Kerahiman Ilahi dan secara khusus Perayaan Paskah Anak diadakan pada hari ini, Minggu (7/4). pada Perayaan Ekaristi ini semakin khusuk oleh adanya dukungan dari  petugas liturgi dari Lingkungan Krapyak dan terutama padua suara  anak- anak PIA. Lebih dari 100 anak ikut terlibat paduan suara tersebut, setelah berlatih selama hampir satu bulan, bersama para pendamping PIA baru dalam kepengurusan Dewan Paroki Sragen masa bakti tahun 2013- 2015. Pukul 07.30, Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rama Robertus Hardiyanta Pr dan dampingi Fr. Robertus Hendy Kiawan dimulai. Tidak seperti biasanya, Perayaan Ekaristi berjalan lebih tertib dan tenang karena sebagian besar anak-anak duduk di dalam gereja, dan hampir tidak ada yang berlarian di halaman.

Dalam homilinya, Romo Hardi menyampaikan tentang sangat pentingnya Kerahiman Ilahi di dalam kehidupan, khususnya sebagai umat beriman. Kerahiman Ilahi mutlak dibutuhkan di dalam kehidupan manusia yang rusak karena adanya nafsu dan dosa. Romo Hardi mengajak umat untuk senatiasa memohon kerahiman Ilahi, misalnya lewat doa Koronka Kerahiman Ilahi yang merupakan  pesan Yesus kepada Santa Faustina.

Celengan Paskah yang sudah dipersiapkan selama masa prapaskah ikut dipersembahkan oleh anak-anak setelah menerima berkat dari Romo Hardi. Ini adalah bentuk persembahan yang secara khusus diberikan anak-anak sebagai bentuk pantang dan puasa selama masa Prapaskah.

Setelah Misa, ada pembagian makanan ringan untuk semua anak dan ditambah dengan telur Paskah. Menurut para pendamping PIA kegiatan ini dapat terlaksana karena dukungan orang tua anak-anak. “Keterlibatan pemerhati anak dan donatur, sungguh sangat membantu dalam setiap kegiatan yang diadakan untuk pendampingan iman anak-anak. Ada yang menyumbang roti, telur, air mineral, serta bantuan tenaga dan lain sebagainya. Sungguh anak-anak terlihat bahagia ketika dapat berkumpul bersama teman- teman serta dan ikut ambil bagian dalam perayaan Paskah kali ini. Kami berterima kasih untuk semuanya!” ungkap salah seorang pendamping PIA dengan gembira.

Para pendamping PIA masih memendam harapan ke depan yaitu semakin banyaknya orangtua mengutamakan pendidikan iman anak sejak dini, misalnya, dengan mengikut sertakan putra- putri mereka untuk ikut sekolah Minggu di halaman gereja setelah misa kedua. Harapanya adalah agar anak-anak tumbuh dan berkembang dalam iman kepercayaan akan Kristus sejak dini.  dan menjadi generasi penerus yang baik. Seperti pesan Yesus kepada para murid: “Biar anak-anak datang kepadaKu, dan jangan kamu menghalangi-halangi mereka, sebab orang-orang seperti itulah yang mempunyai Kerajaan Allah.” (Luk18:16) (Rs)