Tribute To Mary (TTM)

ww

Sragen (LENTERA) – Tribute To Mary (TTM) menjadi tajuk acara yang digelar oleh Paroki St. Perawan Maria Di Fatima Sragen sebagai Persembahan Kepada Bunda Maria dalam menyambut Bulan Mei tahun ini. Dalam Tribute To Mary ini panitia mengambil tema “Back To Nazareth” dimana panitia mengajak umat untuk bersama Bunda Maria kembali ke Nasaret, kembali ke keluarga masing-masing.

Acara yang digelar dengan nuansa F-4 : Family, Feast, Fraternity, Faith (keluarga, suka cita, kebersamaan & iman) ini diselenggarakan dalam dua sesi yaitu Kebangunan Rohani Katolik (KRK) dan Ekaristi Konselebrasi Pembukaan Bulan Maria dan Bulan Katekese Liturgi.

Tujuan dari acara ini antara lain memberi inspirasi kepada keluarga-keluarga katolik untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan melalui devosi kepada Bunda maria dan mengajak keluarga-keluarga katolik untuk berbagi suka cita dengan berpartisipasi dalam penggalangan dana pembangunan Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima di Ngrawoh, Sragen.

KEBANGUNAN ROHANI KATOLIK

Acara Kebangunan Rohani Katolik di selenggarakan Sabtu (4/5) di Restoran Orient Surakarta. Acara yang dimulai pkl 18.00 wib ini menghadirkan bintang tamu antara lain Bpk FX Hadi Rudiyatmo (Wali kota Solo), Kel. Aloysius Didiek SSS (Maestro Saxophone Indonesia), Kel. Agustinus Adi Kurdi (pemeran “Abah” dalam sinetron Keluarga Cemara) dan Fransisca Valentina (Atlit Tae Kwon Do Nasional). Mereka berbagi pengalaman kepada para peserta undangan dalam hal devosi kepada Bunda Maria dalam kehidupan mereka.

Dalam sambutannya di acara KRK, Rm. Robertus Hardiyanta Pr (Pastor Kepala Paroki Sragen) mengajak para tamu undangan untuk berbagi kasih dengan berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk pembangunan Taman Doa St. Perawan Maria Di Fatima, Ngrawoh Sragen. Pada kesempatan tersebut Romo Hardi juga menyampaikan sosialisasi perkembangan pembangunan Taman Doa tersebut.

Acara KRK ini juga dihadiri oleh Mgr. Johannes Pujasumarto (Uskup Agung Semarang). Mgr. Pujasumarta mengawali sambutannya dengan membaca Puisi yang ditulisnya sendiri dengan judul “Bulan Mei, Bulan Maria” sebagai persembahan kepada Bunda Maria. Dalam sambutannya Bapa Uskup menyampaikan pesan bahwa di bulan Mei ini, umat  diharapkan mempersembahkan hidup kepada Bunda Maria dengan cara masing-masing, paling tidak meluangkan waktu untuk berdoa Rosario.

Bapa Uskup juga menyampaikan bahwa sejak dibangunnya Taman doa Goa Maria Sendang Sono, gerakan umat dalam mendekatkan diri dengan Tuhan melalui devosi kepada Bunda Maria terus tumbuh berkembang, dari tahun ke tahun devosi ini tetap hidup sampai ke Ngrawoh Sragen yang saat ini sedang proses membangun taman doa. Untuk itu Bapa Uskup menyampaikan dukungan atas pembangunan Taman Doa St. Perawan Maria Di Fatima – Ngrawoh Sragen yang merupakan tempat ziarah ke 31 di Keuskupan Agung Semarang.

Bapa Uskup mengajak umat yang hadir untuk mempersembahkan sesuatu kepada Bunda Maria. “Kita menyediakan diri dibimbing oleh Bunda Maria supaya sampai kepada Kristus, sehingga kita bisa mengikuti-Nya semakin dekat, mengenal-Nya semakin dalam dan mencintai-Nya semakin mesra, kalau demikian lalu iman kita.

akan menjadi iman yang berdaya guna, bermakna tidak hanya bagi kita sendiri tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa ini. Semoga dari Ngrawoh kita bisa mendapatkan berkat yang melimpah untuk seluruh Keuskupan Agung Semarang dan untuk seluruh Indonesia” demikian pesan Mgr. Yohanes Pudjasumarta Pr.

Pada sesi sharing menghadirkan narasumber antara lain FX Hadi Rudiyatmo (wali kota Solo), Agustinus Adi Kurdi (pemeran “Abah” dalam sinetron Keluarga Cemara), Aloysius Didiek SSS (maestro saxophone Indonesia) dan Fransisca Valentina (Atlet Te Kwon Do Nasional). Dalam sharing yang dimoderatori Rm Jost Kokoh Prihatanto Pr, ini mereka berbagi pengalaman hidup bersama Bunda Maria.

Bp. FX Hadi Rudiyatmo (Walikota Surakarta) pada kesempatan itu berbagi berbagi pengalaman dan sharing iman serta dengan memberi kesaksian mencintai Bunda Maria. Ia pun bercerita perjalanan hidupnya dari awal yang biasa saja hingga terpanggil untuk melayani masyarakat menjadi Walikota Surakarta. Ia pun percaya akan cinta kasih Tuhan dan bertekun dalam doa melalui Bunda Maria .Ada tiga kalimat yang menjadi pegangan hidup umat Katolik seperti yang disampaikan Malaikat Gabriel saat memberikan kabar gembira kepada Bunda Maria, yakni: “Syalom (Damai Bagimu)”, “Jangan Takut” & “Aku mengutus kamu.”.

Atlet Tae Kwon Do asal Sragen Fransisca Valentina pada kesempatan ini juga berbagi pengalaman dalam menjalani hidup sehari-hari sebagai seorang atlet. Peraih medali dalam berbagai ajang pertandingan tingkat nasional dan internasional ini senantiasa berserah diri kepada Tuhan melalui devosi kepada Bunda Maria. Fransica selalu berdoa Novena Tiga Salam Maria sebelum pertandingan dan tidak merasa malu ketika melakukan tanda salib di tengah arena pertandingan.