Parade Koor Kevikepan Surakarta: Bernyanyi Bersama dalam Berkat Tuhan

Surakarta (LENTERA) – Liturgi Ekaristi sangat erat kaitannya nyanyian-nyanyian Liturgi tetapi pada kenyataanya muncul keprihatinan yaitu banyaknya lagu pop, dangdut, dan nyanyian yang tidak sesuai dengan nyanyian liturgis sering digunakan di dalam Perayaan Ekaristi, khususnya dalam liturgi perkawinan. Dengan tujuan untuk menanggapi keprihatinan tersebut dan keinginan untuk mengenalkan kepada penggiat kor agar menggunakan lagu-lagu yang sesuai dengan liturgi, Komisi Liturgi Kevikepan Surakarta mengadakan kegiatan Parade Kor Kevikevan Surakarta.

Paduan suara  St. Maria Fatima ikut serta dalam kegiatan Parade Kor yang dilaksanakan di Aula SMA Pangudi Luhur St. Yosep, Surakarta, Minggu (7/7). Agatha Yani dan Gaudeliva Herlin, sebagai penanggungjawab Tim Kerja koor Paroki Sragen, melatih sejumlah 21 orang muda Katolik (OMK) dengan penuh semangat, walaupun dengan rentang waktu latihan yang cukup singkat.  Paduan St. Maria Fatima menyanyikan lagu Menyambut Sakramen Perkawinan dan Berkati Kami Bapa dalam Parade Koor tersebut. Kritikan dan tanggapan yang sangat membangun diberikan oleh tiga juri parade kor tersebut, yaitu . Penilaian juri terhadap kelompok kor yang ikut ambil bagian bukanlah syarat kejuaraan, akan tetapi ada tiga hadiah uang pembinaan yang diberikan kepada kelompok kor yang berhutung mendapatkan undian yaitu:

Parade Kor tersebut juga dihadiri dari paroki-paroki di kevikepan Surakarta seperti Paroki. Harapan dari salah seorang juri yaitu agar dengan nyanyian-nyanyian liturgi, perayaan Ekaristi akan semakin mempunyai makna yang mendalam