Live in Frater dan Suster

Paroki Sragen (LENTERA) – Suara musik dan tawa bercampur menjadi satu, memeriahkan suasana Gereja Paroki Santa Maria di Fatima Sragen, pada hari Minggu (22/9). Tidak seperti biasanya, anak-anak dan orang muda yang tergabung dalam kelompok PIA, PIR, Misdinar, Rekat, OMK, dan Calon Krisma, mengadakan pertemuan dalam rangka promosi panggilan Imam dan Suster, bersama para Suster dari kongregasi Abdi Kristus (AK), Fransiskan Sukabumi (SFS), dan frater-frater dari Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan. Promosi panggilan ini merupakan satu rangkaian kegiatan Rekoleksi Umat yang dilaksanakan pada hari Sabtu (21/9) sampai Minggu (22/9), yang dilaksanakan serempak di 48 lingkungan sekaligus.

Rekoleksi umat yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Gereja Paroki Sragen yang ke-56 ini, mengambil tema “Maria sebagai Teladan Kepedulian terhadap Sesama dan Lingkungan”. Sebanyak 44 frater dari Seminari Tinggi St. Paulus dan 5 suster SFS diundang secara khusus sebagai fasilitator rekoleksi. Para frater Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan tiba dari Yogyakarta pada pukul 12.30 WIB. Sesampainya di Paroki, mereka disambut di Aula SMP Saverius. Setelah makan siang dan pengantar dari Rm. Hardiyanta, Pr., mereka melakukan latihan kor di Gereja. Pukul 15.00 WIB, para penjemput dari lingkungan-lingkungan mengantarkan para frater dan suster ke lingkungan tempat mereka tinggal. Pada malam harinya, diadakan pertemuan lingkungan antara para frater dan suster dengan umat di lingkungan.

Dengan rekoleksi kali ini, diharapkan umat dapat semakin meneladan kepedulian Bunda Maria. Maria memberikan teladan kepada kita mengenai perhatian, pemeliharaan, penghargaan dan kepedulian terhadap orang lain. Sisi feminim untuk merawat dan peduli (culture of caring) yang secara manusiawi dimiliki oleh Maria, juga kita miliki. Menjadi tantangan bagi kita adalah apakah kita mau untuk semakin mengembangkan kepedulian dan kepekaan kita terhadap orang-orang dan alam di sekitar kita.