Temu Raya PIAR di Muntilan

Muntilan (LENTERA) – Pemandangan berbeda tampak di hari Minggu (5/1). Sejumlah 130 orang anak-remaja yang tergabung dalam PIAR berkumpul di halaman gereja pada pukul 05.30 untuk bersama-sama melakukan perjalanan menuju Muntilan dalam rangka menghadiri acara Temu Raya PIAR yang diselenggarakan oleh Komisi Karya Misioner Keuskupan Agung Semarang.

Kegiatan yang bertempat di Museum Misi Muntilan ini sebenarnya dimulai pada pukul 09.00 akan tetapi, sayang, rombongan PIAR dari Paroki St.Perawan Maria Fatima Sragen baru tiba di tempat pada pukul 10.20. Namun, hal tersebut tidak menjadi anak-anak dan remaja Paroki Sragen kecewa karena mereka masih bisa mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Johanes Puja Sumarto yang didampingi oleh Romo FX. Sukendar dan Romo Nur Widhi. Pada hari itu, Museum Misi yang menjadi tempat pertemuan menjadi penuh padat karena kehadiran kurang lebih 10.750 orang yang hadir dalam acara Temu Raya PIAR, jumlah tersebut terdiri dari pendamping dan anak-anak didiknya.

Pada sesi kedua, yaitu sesi permainan dan pentas seni, peserta dari Sragen dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok usia 1 tahun sampai usia kelas 3 SD yang didampingi orang tuanya, dan usia 4 SD sampai dengan usia 3 SMP yang didampingi oleh Suster dan Frater. Rombongan PIAR dan pendamping sampai kembali di Gereja Paroki pada pukul 19.30, Ibu Retno sebagai salah seorang pendamping PIAR mengatakan, “Terimakasih kami ucapkan pada semua donatur dan semua pihak yang membantu, semoga kegiatan ini menjadikan berkat bagi kita semua terutama dalam mendampingi anak-remaja PIAR.” (BRC)